Menkes Budi, Diuring-uringi lagi oleh Anggota DPR-RI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Jakarta, Selasa (22/3).
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Jakarta, Selasa (22/3).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, diuring-uringi lagi oleh anggota Komisi XI DPR RI saat rapat kerja (Raker) di gedung DPR-RI, Selasa (25/1/2022). Ini kali ketiga Menkes Budi, dimarahi anggota DPR-RI. Pertama soal BPJS dan kedua Vaksin Nusantara.

 Agenda raker kali ini membahas pergeseran pagu alokasi Kementerian Kesehatan RI Tahun Anggaran 2022 sesuai perubahan struktur organisasi dan tata kerja Kemenkes.

Raker ini terpaksa harus ditunda lantaran para anggota Komisi XI DPR RI protes materi rapat yang diberikan Menkes tidak detail.

"Tadi kan pak menteri bilang bahwa sebetulnya tidak ada yang berubah programnya, justru itu permasalahannya, kalau enggak ada yang berubah, kenapa enggak dibawa detail," ucap anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar Dewi Asmara.

Dewi merasa materi rapat yang diberikan kepada anggota dewan asal-asalan. Dia menilai, Menkes seolah-olah menganggap anggota dewan seperti staf kemenkes yang sudah mengerti materi yang berisi pergeseran anggaran.

Karenanya, dia meminta Kemenkes memperbaiki materi rapat jika ingin Raker diteruskan.

 

Materi Rapat Baru Dikirim

"Dianggap kita udah ngerti kayak pegawai, kita staf di Kemenkes? Enggak lah. Jadi saya minta kepada pimpinan kami keberatan seperti itu karena apa yang mau dibahas kalau enggak ada apa-apa kenapa enggak detail," kata Dewi.

"Silakan saja eselon satu perbaiki dulu, kan ini bukan bahan baru, enggak ada yang berubah, apa susahnya. Ya enggak niat kasih yang bener aja," imbuhnya.

Sementara Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PAN Saleh Daulay mempertanyakan mengapa materi rapat baru dikirim tadi malam. Sementara topik pembahasannya tidak bisa dipahami anggota dewan dalam waktu singkat.

Padahal sebelumnya Kemenkes sendiri yang meminta ada agenda rapat pada hari ini, bahkan jauh hari sebelum DPR memasuki masa reses kemarin.

Saleh juga menyoroti jawaban Budi terkait agenda rapat pada hari ini. Dia merasa tak puas karena tidak semua pertanyaan dijawab.

"Kesan saya dari jawaban pak menteri yang barusan saja tadi dijelakan, ini sebetulnya enggak ada perubahaan ya kan. Substansi prorgram sama. Lalu kenapa pak menteri minta ini rapat? Sudah engak usah rapat aja, saya minta ditutup aja rapat ini," kata Saleh.

Saleh juga mengeluhkan materi rapat yang dianggap susah dibaca oleh para anggota DPR lantaran tidak bersifat detail.

Selain itu, dalam materi yang dibawakan Menkes Budi, dinilai semua hal belum terbuka. Bahkan dia menyebut bahan rapat yang dibagikan hanya terhitung satu lembar.

"Kenapa belum terbuka? Banyak informasi yang belum masuk di sini. Kalau modelnya kaya gini nih, satu lembar begini ini kan sebetulnya paparannya cuma satu lembar aja, agak susah saya memahami," kata Saleh.

Sedangkan Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago meminta rapat ditunda lebih dahulu. Sebab menurutnya jika rapat dilanjutkan tidak akan bisa karena materi Kemenkes yang tidak lengkap.

Dengan menskors rapat, Irma berharap Menkes Budi kemudian bisa berkoordinasi lebih dulu dengan para staf di Kemenkes untuk memperbaiki materi rapat.

"Saya kira itu. Kalau dilanjutkan ini juga gak ada manfaatnya orang kita gak bisa ngapa-ngapain kok. Jadi saya kira skors saja pimpinan. Biar nanti kita bisa enak saling enak lah ya, pak menteri enak, kita juga enak," kata Irma.

Mendengar masukan para anggota, Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris yang memimpin jalannya rapat menyetujui untuk menskors rapat.

"Pak menkes kita balik lagi jam 1 ya. Kita skors sampai pukul 13.00," kata Charles.

Menkes Budi menanggapi soal materi rapat yang dipermasalahkan para anggota dewan.

"Programnya tetap sama, tidak ada perubahan di level program. Justru yang ada adalah perubahan dari struktur organisasi terutama yang di-trigger karena paling besar itu BRIN," jelas Menkes Budi. n jk, er

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…