Ribuan Peziarah Malam Jumatan, Pedagang Ketiban Rejeki

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peziarah tampak memadati sentra oleh-oleh di Makam Sunan Ampel, Kamis (31/3/2022). Kerumunanpun tak bisa dihindarkan. Sp/Muhamad Amin
Peziarah tampak memadati sentra oleh-oleh di Makam Sunan Ampel, Kamis (31/3/2022). Kerumunanpun tak bisa dihindarkan. Sp/Muhamad Amin

i

Menjelang Ramadhan, Kawasan Makam Sunan Ampel Surabaya Sudah ‘Normal’

 

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya Ramadhan di Surabaya kali ini terasa spesial dibanding dua Ramadhan sebelumnya. Pasalnya, status PPKM Level 1 yang disandang Kota Pahlawan, membuat umat Islam di Surabaya lebih khusyuk dan leluasa untuk melaksanakan ibadah puasa beserta berbagai macam tradisi yang biasa dilaksanakan. Buktinya di kawasan makam Sunan Ampel Surabaya,  aktivitas Ramadhan sangat terasa. Peziarah tampak ramai di sana, pada Kamis (31/3/2022). Alhasil para pedagang juga ketiban rejeki karena ramainya pembeli.

Dari pantauan Surabayapagi,  mulai pintu masuk sisi utara hingga pintu keluar, banyak peziarah yang datang. Para peziarah ini datang dari berbagai daerah, mulai dari Gresik, Sidoarjo, Madura dan kota-kota lainnnya.

Tampak terlihat rombongan maupun keluarga yang antusias ingin datang dan berdoa menyambut bulan Ramadhan yang akan datang besok.

"Iya saya senang bisa mengajak keluarga saya untuk berziarah di Makam Sunan Ampel, semoga bisa membawa berkah di bulan Ramadhan besok,"  kata Abah Abdul, warga sidoarjo.

Saat menjelang Bulan Ramdhan kawasan Ampel selalu ramai. Mereka datang untuk berziarah mendoakan penyebar Islam di Surabaya, hingga membeli oleh-oleh dan pernak-perniknya aksesoris sunan Ampel.

Seperti salah satu peziarah yang berdomisili di Gresik, Aminah (48) . Ia sengaja datang untuk berziarah ke Makam Sunan Ampel pada malam Jumat terakhir di bulan Ramadhan ini.

"Saya Rombongan dari Gresik dengan tetangga ingin ziarah ke Sunan Ampel, karena malam Jumat terakhir sebelum puasa," kata Aminah.

Begitu juga dengan Agus (52), warga Sampang, Madura. Ia rutin ke makam salah satu Wali Songo ini saat malam Jumat. Khususnya saat Bulan Ramadhan.

"Dari Sampang. Ke sini ziarah saja ndak belanja apa-apa. Kalau Bulan Ramadhan sering ke sini, pokoknya pas malam Jumat," ujarnya.

Terlihat suasana masjid Sunan Ampel pada pukul 13.00 WIB, juga tampak ramai pengunjung yang baru datang dan langsung  ingin melaksanakan sholat dhuhur .

Para pedagang pun mengaku sangat senang dengan geliat wisata religi di Surabaya ini.Banyak peziarah terutama yang datang dari luar kota, membeli dagangannya, walaupun sekedar hanya untuk oleh-oleh sebagai buah tangan kepada keluarga dan familinya.

Seperti ungkapan Ridoi, pedagang di kawasan itu, yang berasal dari Madura. “Alhamdulillah jualan sudah mulai normal sekarang, pendatang juga udah mulai ramai dari berbagai daerah, ada yang dari Semarang,Serang maupun Banten. Saya juga jualan disini dari mulai bujang sampai sekarang sudah punya cucu,”ungkap penjual alat-alat Sholat ini.

Kegembiraan yang sama dirasakan Anisa, penjual baju. "Kalau sekarang sih sudah mulai ramai dari pada tahun sebelumnya waktu (pandemi) Corona. Sekarang sudah mulai lancar, sudah 1 bulan tampak ramai disini. Penjualan juga sudah mulai banyak yang laku dan langganan juga sudah mulai kembali lagi sekarang," tutur Anisa.

Nanang, penjual asesoris, yang sudah berjualan 30 tahun di kawasan Ampel, juga merasa sangat bersyukur. “Saya sangat- sangat bersyukur di tahun ini, karena jualan sudah mulai ramai, semoga aja ditahun berikutnya kondisi nya seperti yang sekarang tidak ada wabah virus lagi," harap Nanang. min

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…