Di Sumenep, Penjaringan Perangkat Desa Dituding Kurang Transparan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Balai Desa Gapura Kecamatan Gapura Kab. Sumenep ( ft. Ainur Rahman/ SP)
Balai Desa Gapura Kecamatan Gapura Kab. Sumenep ( ft. Ainur Rahman/ SP)

i

 

SURABAYA PAGI, Sumenep - Upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, pemerintahan desa menjaring Perangkat desa (PD) di sejumlah desa yang ada di Kabupaten Sumenep.

Pemilihan perangkat desa itu, dicalonkan oleh tokoh yang diusulkan kepada kepala desa untuk membantu kepala desa menjalankan roda pemerintahan yang ada di desa.

Temuan reporter Surabaya pagi, di Desa Gapura ada tiga orang perangkat desa yang dinonaktifkan dari jabatannya, dan kepala desa melakukan penjaringan perangkat desa yang baru.

Namun, dalam penjaringan perangkat desa (PD) di Desa Gapura, Kecamatan Gapura ini,  cenderung dilakukan secara tertutup dan tidak ada pemberitahuan semacam banner di tiap-tiap dusun, hanya terpampang di balai desa.

Reporter Surabaya Pagi, menjumpai salah satu warga asal Gapura yang tak mau namanya dimediakan,  kepada Surabaya pagi mengatakan, jika penjaringan perangkat desa (PD) yang baru itu terkesan tebangpilih karena tidak transparan kepada warga. 

"Saya kaget Mas, kok tiba-tiba ada penjaringan perangkat desa yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat Desa Gapura, padahal saya adalah pribumi", katanya, Rabu (6/4)

Selain itu, kata dia, seharusnya pemerintahan desa mengeluarkan selebaran terkait penjaringan perangkat desa (PD) yang baru, agar masyarakat tahu dan tidak terkesan ditutup-tutupi. Sebab keberadaan PD sangat menentukan untuk kesejahteraan desa. 

"Saya hanya ingin pemerintahan di desa lebih transparan dan transformatif apalagi di zaman era digital, penyebaran informasi mudah di update", ujarnya.

Jika pemerintahan desa melakukan cara yang kurang menyenangkan bagi masyarakat, bagaimana dengan masyarakatnya yang kurang tahu tentang peraturan desa.

"Jadi pemerintahan terkecil itu ada di desa, makanya harus administratif yang benar agar memberikan edukatif semacam pembelajaran untuk masyarakat yang lain guna tercapainya masyarakat madani" katanya.

Bahkan, kata dia, sangat ironis sekali, jika pemerintahan di desa, kurang paham tentang organisasi dan manajemen desa. pungkasnya.

Semetara itu, Kepala Desa Gapura, Rasyidi saat dimintai keterangan melalui whatsappnya mengatakan jika pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa (PD) yang baru Itu sudah ada tim.

"Jadi pemberhentian dan pengangkatan itu sudah sesuai dengan prosedur. Silahkan tanya ke beliau-beliaunya’’ pungkasnya. (Ar)

Berita Terbaru

Advokat Senior H. Mohammad Siddik, S.H. Desak Propam Periksa Penyidik Polresta Sumenep

Advokat Senior H. Mohammad Siddik, S.H. Desak Propam Periksa Penyidik Polresta Sumenep

Kamis, 29 Okt 2026 09:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 09:07 WIB

Kasus BBM di Sumenep Disorot…

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…