Menggelegarnya Suara Sound System untuk Gugah Sahur, Polisi Bubarkan Aksi Mereka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas membubarkan aksi gugah sahur. SP/Hadi Lestariono
Petugas membubarkan aksi gugah sahur. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Rupanya ada warga masyarakat tak mengindahkan aturan dan larangan dari Polres Blitar Kota, untuk menjaga ketentraman serta memberikan rasa aman dan nyaman dalam menghormati warga masyarakat lainya yang sedang jalankan ibadah puasa.

Hal itu terjadi di wilayah desa Modangan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, ulah sekelompok pemuda itu dibubarkan oleh Patroli Polsek Nglegok yang dipimpin langsung Kapolseknya Iptu Nur Budi Santoso SH pada Rabu (13/4) dini hari. Hasilnya selain mengamankan satu unit genset yang digunakan untuk membunyikan sound system, juga membawa sekelompok pemuda ke Polsek Nglegok untuk diberikan pembinaan. 

"Saat kita lakukan patroli ada laporan masyarakat dari desa Modangan, ada acara gugah sahur dengan cara membunyikan musik dengan keras, sekitar pukul 01.30 dini hari. Kita amankan beberapa anak muda dan mobil pikap juga satu unit genset," kata Iptu Nur Budi pada wàrtawan di ruang kerjanya Rabu (13/4) siang.

Sementara untuk mobil pikap dan seperangkat sound system tidak diamankan hanya satu buah unit genset.

 

"Setelah pemuda pemuda itu kita beri arahan tentang bagaimana menjaga keharmonisan dan memberi rasa aman dan nyaman dalam bulan Ramadhan ini, untuk mobil pikap dan peralatan sound system saya suruh bawa kembali, sedang satu unit genset kita amankan, bisa diambil dengan perangkat desa setempat, setelah mereka membuat surat pernyataan genset kita kembalikan yang ďisaksikan perangkat desa Modangan," tegas mantan KBO Reserse Narkoba Polres Blitar Kota ini.

Dalam aksinya sekelompok pemuda itu mulai di awali pukul 00.30 Rabu dinihari, walau sempat diingatkan warga sekitar tidak diindahkan. Uniknya dalam gugah sahur dengan suara yang menggelegar itu memutar lagu lagu dangdut disertai joget joget di atas pikap dan di atas sound system. 

Iptu Nur Budi menambahkan pada hari sebelumnya, polsek juga melakukan pembubaran aksi ronda sahur menggunakan sound system di wilayah Desa Dayu Kec Nglegok Kab Blitar.

"Sesuai perintah dan arahan Bapak Kapolres Blitar Kota seluruh anggota di jajaran wilayah hukum Polres Blitar Kota, untuk terus menjaga dan memelihara Kamtibmas, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa," pungkas Iptu Nurbudi Santoso SH. Les

Berita Terbaru

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…

Viral, Sepiring Mi Goreng di Terminal Purabaya Seharga Rp15 Ribu Tanpa Telor

Viral, Sepiring Mi Goreng di Terminal Purabaya Seharga Rp15 Ribu Tanpa Telor

Minggu, 05 Apr 2026 13:46 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, viral di media sosial (medsos) terkait aksi protes terhadap harga sepiring mi goreng yang dibanderol Rp15 ribu di…

Efisiensi BBM dan Listrik OPD, Pemkab Ponorogo Bakal Terapkan ASN 50 Persen WFH dan 50 Persen WFO

Efisiensi BBM dan Listrik OPD, Pemkab Ponorogo Bakal Terapkan ASN 50 Persen WFH dan 50 Persen WFO

Minggu, 05 Apr 2026 13:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menghemat (efisiensi) penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…