Volume Kendaraan Mulai Meningkat, Dishub Bantu Pengaturan Arus Lalu Lintas Di Area Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Dishub Kota Kediri saat mengatur lalu lintas
Petugas Dishub Kota Kediri saat mengatur lalu lintas

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Berlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di seluruh sekolah di Kota Kediri, mengakibatkan volume kendaraan meningkat. Menanggapi hal tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri melakukan pengaturan lalu lintas di area sekolah. Pengaturan lalu lintas ini dilakukan terutama pada jalan yang dilewati kendaraan - kendaraan bertonase besar seperti di jalan provinsi atau nasional.

Hal tersebut diungkapkan oleh Didik Catur, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri saat ditemui, "Sesuai tugas pokok dan fungsinya Dishub, kita membantu masyarakat untuk kelancaran lalu lintas. Termasuk didalamnya untuk keselamatan pengguna jalan," tuturnya, Selasa (25/1).

"Hal tersebut juga untuk merespon dari kebijakan PTM 100 persen yang membuat volume kendaraan di jalan semakin meningkat. Untuk saat ini pengaturan masih kita utamakan di jalan nasional dan provinsi," imbuhnya.

Didik Catur juga menjelaskan jika di sekitar area sekolah sering terjadi kemacetan karena mobilitas siswa yang menuju ke sekolah. Untuk itu, Dishub Kota Kediri membantu untuk mengurai kemacetan di jalan dengan melakukan pengaturan jalan di area sekolah.

"Yang kita lakukan diantaranya membantu untuk menyeberangkan siswa untuk ke sekolah, mengurai kemacetan agar lalu lintas tidak kacau karena kegiatan masuk sekolah seperti itu. Para personil sudah saya arahkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas di jam - jam masuk sekolah antara jam 06.30 hingga 07.30. Intinya kita memberikan rasa aman dan nyaman kepada siswa untuk bersekolah," ucap Didik Catur.

Sebanyak 9 titik sekolah saat ini sudah ditempatkan petugas pengaturan jalan oleh Dishub Kota Kediri, diantaranya di MAN 2 Kota Kediri, SDN Banjaran Komplek, dan SMAN 3 Kediri. Kedepan Didik Catur akan menambah lokasi sekolah terutama untuk sekolah yang berada di jalan provinsi atau nasional.

Didik Catur menghimbau kepada pengguna jalan terutama kepada para siswa yang menuju ke sekolah untuk berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas yang sudah berlaku. Karena volume kendaraan yang mulai meningkat, semakin tinggi juga angka kecelakaan di jalan raya.

"Kedepan saya berusaha kegiatan pengaturan jalan ini akan dilakukan secara terus menerus. Selain untuk membuat lalu lintas tertib dan teratur, juga untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman kepada masyarakat terutama siswa sekolah. Saya ingatkan kepada pengguna jalan terutama siswa yang berangkat sekolah untuk tetap berhati-hati dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas yang ada," pungkas Didik Catur.

Sementara itu, Siti Hamida salah satu siswi MAN 2 Kota Kediri menyambut baik dengan kegiatan yang dilakukan oleh Dishub Kota Kediri. Menurutnya, jalan di depan sekolah tempatnya belajar memang sering dilalui kendaraan besar seperti truk, bus, dan mobil. Sehingga diperlukan petugas untuk mengatur lalu lintas dan membantu para siswa yang ingin menyeberang jalan menuju sekolah.

"Menurut saya baik sekali kegiatan tersebut. Saya harap pengaturan jalan yang dilakukan Dishub Kota Kediri akan terus dilakukan untuk mengatur lalu lintas. Karena jalan di depan sekolah saya memang rawan kecelakaan karena jalan ini sangat ramai sekali," ungkap Siti Hamida. Can

Berita Terbaru

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…