Satu Kandang Komunal di Kabupaten Mojokerto Nihil Kasus PMK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Dinas Pertanian (Disperta) terus berupaya dalam menangani penurunan hewan yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau foot and mouth disease di Kabupaten Mojokerto. 

Demi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, setiap hari terdapat Satgas PMK dari Disperta Kabupaten Mojokerto yang terjun langsung ke lapangan untuk mengecek dan mengontrol hewan ternak sapi dalam menekan penyebaran wabah PMK. 

Dalam hal ini, upaya dari Disperta membuahkan hasil manis, terdapat satu kandang komunal yang dikelola kelompok ternak Lembu Makmur yang ada di Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto bebas dari wabah PMK yang melanda saat ini. 

Kepala Bidang Peternakan Disperta Kabupaten Mojokerto, drh. Agoes Hardjito menjelaskan, upaya yang dilakukan Disperta dalam menjaga kandang komunal Lembu Makmur bebas dari wabah PMK. Dengan cara sterilisasi dan pemberian vitamin secara rutin. 

"Setiap hari disinfektan, kemudian disuntik vitamin tiga hari sekali, dan disitu juga selama ini tidak ada sapi luar yang masuk kesitu," Jelasnya saat ditemui di Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong Kamis (12/5) siang.

Lebih lanjut, Agoes juga menjelaskan, terdapat penambahan sapi sembuh dari wabah PMK. "Populasi hewan ternak sapi di Desa Gunungsari 713 ekor dan yang sudah sembuhan mencapai puluhan ekor sapi," ujarnya.

Secara terpisah, Ketua Kelompok Ternak Kandang Komunal Lembu Makmur, Janji menjelaskan, upaya yang saat ini dilakukan dalam menjaga hewan ternak sapi agar tidak terjangkit wabah PMK.

"Kami lakukan dalam setiap hari, yang pertama yaitu menjaga kebersihan kandang, sanitasi kandang, dan juga kami melakukan penyemprotan disinfektan, dan untuk sementara ini, pemberian minum, setelah minum airnya dibuang, ganti yang baru," ucapnya. 

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa sudah ada sosialisasi dari Disperta Kabupaten Mojokerto terkait wabah PMK yang melanda wilayah Kabupaten Mojokerto. 

"Diberikan penjelasan, bahwa dari ciri-ciri PMK, seperti berlendir terus di hidung dan mulut, nafsu makannya berkurang, dan juga di kukunya itu ada lukanya," ujarnya. 

Selain itu, Janji juga menyampaikan pesan kepada seluruh peternak hewan sapi agar tidak panik dalam menghadapi wabah PMK di wilayahnya masing-masing. 

"Bahwa tingkat kematiannya juga rendah, maka dari itu kita usaha dulu, yang penting jangan panik. Kalau ada gejala yang muncul seperti air liurnya keluar banyak dan dari kukunya ada yang luka, segera menghubungi petugas-petugas yang ada di lapangan," pungkasnya. 

Dalam hal penanganan wabah PMK di Kabupaten Mojokerto, Dinas Pertanian telah memberikan disinfektan kepada kelompok ternak dan melakukan sosialisasi kepada seluruh peternak di wilayah Kabupaten Mojokerto terkait Ciri-ciri hewan ternak sapi terjangkit wabah PMK.

Tidak hanya itu, tim paramedis Disperta Kabupaten Mojokerto juga terus menyebar di seluruh kecamatan untuk melakukan penanganan terhadap hewan ternak yang terjangkit PMK. Sebagai langkah antisipasi,tim Disperta juga memberikan vitamin ke hewan ternak yang belum terpapar, hal itu dilakukan rutin 3 hingga 4 hari sekali. Dwi

Berita Terbaru

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menyita uang tunai sebesar Rp1.240.000.000 dari anggota Dewan Perwakilan…

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Indah Kuntarti ke Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri, Sukur Priyanto,…

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna menegaskan Kasus korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus…

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membantah menerima uang satu rupiah pun terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan…

Pengacara Yaqut Heran Pemilik Maktour tak Ditersangkakan

Pengacara Yaqut Heran Pemilik Maktour tak Ditersangkakan

Rabu, 12 Agu 2026 07:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran bos PT Makassar Toraja (Maktour), Fuad Hasan Masyhur, dalam…

YAQUT TERIMA RP 4,8 M BISA ATUR PANSUS RP 17,8 M

YAQUT TERIMA RP 4,8 M BISA ATUR PANSUS RP 17,8 M

Rabu, 12 Agu 2026 07:35 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ada peristiwa menarik dalam sidang pembacaan surat dakwaan mantan Menag Yaqut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan…