Membaik, Sopir Bus PO Ardiansyah Digelandang ke Mapolresta Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ade Firmansyah saat diperiksa di Mapolresta Mojokerto.
Ade Firmansyah saat diperiksa di Mapolresta Mojokerto.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Kecelakaan maut yang menewaskan 14 warga Benowo, Surabaya masuk babak baru. Paling gres, kondisi sopir cadangan bus pariwisata PO Ardiansyah, Ade Firmansyah (29) membaik.

Untuk itu, Satlantas Polresta Mojokerto langsung menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ade.

Ade langsung dijemput tujuh personel Satlantas Polresta Mojokerto di RS Citra Medika Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo pada Selasa malam (17/5/2022). Penjemputan dijalankan setelah pihak rumah sakit menyatakan kondisi yang bersangkutan sudah membaik.

Sopir cadangan yang mengalami kecelakaan di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712+200/A ini kemudian dibawa ke Mapolresta Mojokerto untuk menjalani pemeriksaan. Sejak Rabu (18/5/2022), sopir cadangan itu diperiksa di ruang Administrasi Unit Laka Lantas.

Memakai kaos hijau dan sarung motif kotak-kotak, sopir yang membawa penumpang 32 orang digelandang ke kantor kepolisian. Sementara sopir utama, Ari Ardiyanto (31) warga Desa Mboteng, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik sudah menjalani pemeriksaan sebelumnya.

Dalam kecelakaan tunggal tersebut, sopir utama merupakan satu-satunya penumpang yang selamat. Sementara dari 32 orang penumpang, 14 orang penumpang meninggal dunia dan 19 lainnya luka berat maupun ringan.

Kasi Humas Polresta Mojokerto, Iptu MK Umam, mengatakan pihak RS Ciko memberikan informasi yang menyatakan Ade Firmansyah (29) boleh keluar dari rumah sakit. Polisi pun segera bergerak melakukan penjemputan.

“Tindakan cepat kita melakukan evakuasi ke Unit Laka untuk meminta keterangan,” ungkapnya.

Meski hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) diduga sopir cadangan saat kecelakaan dalam kondisi mengantuk, polisi belum menetapkan sebagai tersangka. Ini lantaran sopir cadangan tersebut juga menjadi korban.

“Kita belum bisa menetapkan dia tersangka atau tidak, masih patut diduga. Sementara masih saksi. Rencananya akan melaksanakan gelar perkara dengan mendatangkan sejumlah saksi ahli, forensik, dan laik kendaraan dari Dinas Perhubungan Jatim,” katanya.

Hasil pemeriksaan tersebut, kata Umam, nantinya disampaikan secara langsung oleh Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan. Selain itu, akan dilakukan tes lanjutan dengan melibatkan Laboratorium juga akan dilakukan kepada kedua sopir untuk menguatkan hasil tes urine awal jika positif sabu-sabu.

 Ade Firmansyah adalah warga Sememi, Benowo, Pakal, Surabaya. Ia disebut sebagai sopir pengganti.

Diketahui, kecelakaan ini berlangsung pada Senin (16/5/2022) pagi. Saat itu, bus Pariwisata Ardiansyah bernopol S 7322 UW menabrak tiang pesan-pesan (variable message sign/VMS). Kecelakaan tunggal ini mengakibatkan 14 orang tewas dan 19 penumpang luka.

"Sopir ini ternyata, yang nyetir ini, tidak memiliki SIM," kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Latief Usman di Polda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (17/5/2022).

Untuk itu, polisi akan mendalami apakah Ade ini merupakan sopir cadangan atau hanya kernet yang diperbantukan dalam mengemudikan bus. Pendalaman ini dengan memeriksa PO bus tersebut.

"Makanya kami akan cari tahu statusnya, apakah dia ini sopir cadangan atau hanya kernet. Nah ini kan kami akan tanya lebih lanjut, dan pihak perusahaan akan kita tanyai, dan mintai keterangan," papar Latief.

"Sejauh mana mereka merekomendasikan dan melepas kendaraan ini kepada sopir ini. Pesan dari kapan, dan sopir, perusahaan harus menginformasikan pertanggungjawaban juga terhadap orang yang memesan. Ini akan kami dalami lebih lanjut ke perusahaannya juga," ucapnya.dwi, min

Berita Terbaru

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Aktivitas pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menunjukkan capaian signifikan sepanjang Januari hingga…