Urgent! Wakil Ketua DPRD Surabaya AH. Thony Mendorong Semua Pihak Atasi Pengangguran di Kota Pahlawan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH. Thony saat menggelar reses menemui warga di Kecamatan Gunung Anyar, Sabtu (14/5).
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH. Thony saat menggelar reses menemui warga di Kecamatan Gunung Anyar, Sabtu (14/5).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Angka pengangguran di Surabaya masih tinggi, dari data BPS mencapai 152.000 orang. Meskipun jumlah angka pengangguran terus menurun,  Wakil Ketua DPRD Suraya AH. Thony terus bertekad untuk terus mengentaskan pengangguran di Kota Pahlawan secara bertahap dengan mengambil langkah taktis, tepat guna, dan berkelanjutan.

AH. Thony juga mendorong agar Pemkot dan semua pihak untuk bersama-sama mengatasi masalah urgent ini. "Tidak bisa sendiri. Harus bersama mengentaskan pengangguran. Harus berkelanjutan, menyeluruh dan tidak parsial," kata AH Thony, Kamis (25/5).

Dalam hitungan BPS, angka pengangguran terbuka di kota saat ini sebanyak 152.200 ribu jiwa atau sekitar 9,79 persen dari penduduk angkatan kerja. Penduduk Angkatan kerja di kota ini mencapai 1,5 juta jiwa.

AH Thony memberikan perhatian khusus atas problem kota tersebut , Ia akan terus concern, bagaimana mengatasi problem pengangguran tersebut. Terutama bagaimana mengkonversikan program Pemkot Surabaya dalam pengentasan pengangguran.

"Pengangguran adalah masalah kita semua. Masalah bersama dan harus dikeroyok dicarikan solusi bersama. Pihak ketiga, pemilik usaha, swasta, dan semua memecahkan problem pengangguran kota," kata AH Thony. 

Dalam setiap momen, Politisi Gerindra alumnus FISIP UGM ini selalu berusaha memikirkan dan mencarikan solusi atas problematika pengangguran kota. Termasuk saat menggelar reses, menemui warga Gunung Anyar dan Wonocolo.

AH Thony juga menyampaikan persoalan pengangguran. Situasi ini menambah antusias warga untuk mengikutinya. Apalagi problem klasik itu juga dialami warga dua kecamatan tersebut. 

Selama ini Pemkot Surabaya mengklaim telah menyiapkan sejumlah skema kebijakan untuk mengatasi pengangguran. Mulai program job fair daring yang terprogram di 2022 hingga proyek padat karya. 

Job Fair diharapkan bisa memperbesar akses pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri. Tidak berhenti di situ, 

Pemkot juga secara masif melakukan pelatihan digital marketing untuk pelaku UMKM dan sertifikasi keahlian bagi warga Surabaya.

AH Thony mempunyai sikap khusus atas Program pemkot tersebut. Menurut pria asli Bojonegoro itu, upaya yang dilakukan Pemkot memang baik. Namun sebagian besar masyarakat mengaku belum merasakan dampaknya secara langsung. 

Sebab, upaya tersebut dinilai putus di tengah jalan, tidak berkelanjutan. Akibatnya masih banyak masyarakat yang kesulitan mencari kerja atau peluang usaha meski sudah mengikuti pelatihan dan sertifikasi keahlian.

 

Prioritaskan Warga Surabaya 

Permasalahan pengangguran di Kota Surabaya menurut AH Thony adalah yang paling urgent untuk ditangani. Dampak sosial bagi warga yang menganggur akan luas. Juga dampak terhadap keluarga.

Dia mengajak semua pihak untuk terus mendalami kendala-kendala sehingga penuntasan pengangguran bertahap bisa terlaksana. Momentum kebangkitan pasca pandemi, banyak usaha dan ekonomi terus bergerak. Momentum memangkas pengangguran.

”150.000 pengangguran adalah jumlah yang tidak sedikit. Saya mengajak semua pihak terlibat dalam pengentasan pengangguran.  Hotel, perusahaan, dan pusat ekonomi gandeng warga Surabaya. Prioritaskan mereka," tandas Thony. 

Dia memastikan bahwa pengentasan pengangguran akan mudah jika dilakukan bersama-sama. Menurut Thony, dari banyak pengangguran tersebut ada yang berorientasi untuk mentas menjadi pengusaha, dalam arti secara berkelompok. 

Artinya ada yang menyiapkan bahan baku, ada yang memproses, dan yang memasarkan. Ini akan menjadi Inner circle (lingkaran sosial) untuk usaha berkelanjutan.

"Banyak warga Surabaya berjualan pentol atau jualan makanan lainya. Bahan bisa disediakan, ada yang memasarkan, dan pangsa pasarnya jelas," kata Thony. Alq

Berita Terbaru

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menindaklanjuti keberangkatan jemaah haji di Indonesia, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pacitan mencatat…

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Hamparan pesisir di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, kini tak lagi sepenuhnya laut. Di sejumlah titik, air telah berganti menjadi d…

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti fenomena dan isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati…

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Baru-baru ini, Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, mencatat sebanyak sebanyak 41 Satuan…

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan penyesuaian…