Usai Menampar, Politisi Demokrat Laporkan Korban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Screen capture rekaman CCTV yang menunjukkan Benny menampar Ricardo.
Screen capture rekaman CCTV yang menunjukkan Benny menampar Ricardo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat, Benny K Harman diduga melakukan penganiayaan terhadap manajer operasional sebuah restoran di Labuan Bajo, NTT. Aksi penganiayaan tersebut terekam kamera CCTV. Peristiwa tersebut bermula saat Benny tidak terima dipindahkan dari meja VIP restoran.

Buntut insiden ini, Ricardo dan kuasa hukumnya melaporkan pemukulan tersebut ke Polres Manggarai Barat pada Kamis (26/5/2022).

Keesokan harinya, Jumat (27/5/2022), istri Benny, Maria Geroti Ernawati melaporkan balik Ricardo ke polisi atas kasus perbuatan tak menyenangkan serta menyebarkan hoaks.

Peristiwa tersebut berawal saat Benny diminta pindah tempat duduk oleh Ricardo. Saat itu meja yang ditempati oleh Benny sudah direservasi.

Pihak restoran juga menjelaskan jika mereka telah menyiapkan tempat yang sama untuk Benny dan keluarganya.

Menurut Piter Roman, pengacara Ricardo Jundawan, dari pengakuan korban, Benny tidak nyaman dan tidak terima dengan penjelasan yang disampaikan Rocardo.

Ia kemudian minta untuk memanggil manager restoran. Korban kemudian meninggalkan Benny dan mampir ke kasir untuk memberitahu kejadian tersebut ke atasannya.

Namun saat berada di ruangan atasannya, tiba-tiba Benny masuk ke ruangan tanpa mengetuk pintu. Padahal ruangan tersebut privat.

Saat masuk, Benny disebut mengeluarkan perkataan yang tak menyenangkan. Ia juga disebut menampar karyawan hotel sebanyak tiga kali.

"Korban juga dibuat visum. Kita belum tahu hasil visum itu," ujarnya.

Ia mengatakan berdasarkan petunjuk yang kuat dari rekaman CCTV, Benny terlihat melakukan upaya gerakan seperti terkonfirmasi memukul dan menampar korban beberapa kali.

"Korban mengalami gangguan telinga sakit ketika buka mulut dan trauma psikologis," kata Piter.

Korban Ricardo membenarkan jika ia ditampar oleh Benny. Hal tersebut terjadi saat Benny diminta pindah dari meja yang sudah direservasi oleh tamu lain yang lebih dulu memesan.

"Atas dasar itu, BKH mengikuti saya hingga ke office. Di situ terlapor menampar saya sebanyak tiga kali," kata dia.

 

Bisa Damai

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR berharap agar kasus dugaan kekerasan bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Wakil Ketua MKD DPR, Habiburokhman mengaku belum menerima secara resmi laporan terkait dugaan kekerasan yang dilakukan Benny. Namun dia mengaku telah mendengar kabar tersebut dari pemberitaan di media.

"Kami berharap persoalan seperti ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan antara kedua belah pihak," kata Habib, Jumat (27/5).

Politikus Partai Gerindra itu menilai bahwa kedua belah pihak menilai antara keduanya merupakan saudara sesama warga NTT. Habib menilai bahwa masalah tersebut hanya persoalan miskomunikasi.

Habib juga meminta agar aparat yang menangani kasus tersebut mengedepankan asas praduga tak bersalah. Upaya itu dilakukan untuk menjaga nama baik kedua belah pihak.

"Kami minta aparat penegak hukum mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam perkara ini demi menjaga nama baik kedua belah pihak," ucap Habib.

Benny sendiri membantah dirinya telah melakukan kekerasan. Dia mengaku hanya mengingatkan restoran supaya memberikan perlakuan wajar bagi setiap pengunjung, dan berharap hal yang ia alami tak dirasakan pengunjung lain.

"Saya mendorong muka si karyawan dan mengingatkan agar perlakuan terhadap pengunjung harus sopan dan santun. Saya juga meminta Ibu yang duduk di ruangan agar memberikan perlakuan wajar kepada setiap tamu yang datang," kata Benny. jk, 4, rc

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…