Antisipasi Penyebaran PMK, Pasar Hewan Dimoro Ditutup sampai 19 Juni

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas gabungan melakukan sterilisasi pasar hewan Dimoro untuk mencegah penyebaran PMK. SP/Hadi Lestariono
Petugas gabungan melakukan sterilisasi pasar hewan Dimoro untuk mencegah penyebaran PMK. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Mulai hari Jumat (10/6) sampai 19 Juni mendatang Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar ditutup. Penutupan pasar hewan itu dilakukan setelah adanya temuan pedagang yang membawa hewan ternak suspek penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Disperindag Kota Blitar Hakim Sisworo pada wartawan saat ikuti penutupan pasar hewan dengan pemasangan spanduk.

"Memang untuk sementara kami tutup dulu dengan menindaklanjuti atas  temuan hewan ternak yang suspek PMK dari pedagang beberapa waktu lalu," kata Hakim Sisworo.

Untuk diketahui penutupan pasar hewan Dimoro itu tidak spontanitas dilakukan, hal itu menurut Hakim Sisworo sebagai upaya pencegahan penyebaran PMK, karena sebelumnya terdapat pedagang dari luar kota yang membawa hewan ternaknya terkena suspek PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).

"Diketahuinya saat pemeriksaan dari pintu masuk pasar hewan, dan petugas menemukan dua ekor sapi dengan gejala atau masuk suspek PMK," kata Hakim Sisworo.

Selain penutupan sementara, pemerintah Kota Blitar membuat Pos Pengawasan di sudut sudut pintu masuk Kota Blitar, dengan tujuan agar tetap bebas dari wabah PMK

"Sedang pedagang yang diketahui membawa hewan ternak dengan suspek PMK itu berasal dari luar kota. Ada sedikitnya 10 ekor sapi yang dibawa ke Pasar Hewan Dimoro dengan menggunakan dua truk pada Kamis (9/6/2022). Dua ekor sapi diantaranya menunjukkan suspek PMK setelah dicek oleh petugas di pintu masuk,” ujarnya.

Hakim menegaskan, petugas langsung menindak pedagang hewan ternak dengan suspek PMK itu. Yakni meminta pedagang tidak masuk ke pasar hewan dan membawa pulang sapi-sapi tersebut. Petugas juga mengimbau agar sapi suspek PMK itu dicek kesehatannya dan diisolasi.

"Yang jelas kami tidak ingin terjadi penularan di Pasar Hewan Dimoro, karena di sini sentral para pedagang. Kami akan tutup operasionalnya, untuk sterilisasi pasar hewan ini selama dua minggu," Hakim Sisworo menegaskan.

Usai ditutup, seluruh kawasan pasar hewan itu disemprot dengan cairan disinfektan. Pikap hingga mobil water canon dari Polres Blitar Kota, untuk sterilisasi suspek PMK di pasar hewan Dimoro.

Sementara Satgas PMK dari Polres Blitar Kota, Ipda Yuno Sukaito menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkot Blitar terkait penutupan Pasar Hewan Dimoro. Termasuk untuk pelaksanaan sterilisasi kawasan pasar hewan. Tujuannya untuk menekan risiko penularan PMK di Pasar Dimoro Kota Blitar.

"Sesuai hasil koordinasi bersama, kami bersama dengan Pemkot Blitar melakukan sterilisasi. Yakni dengan melakukan penyemprotan disinfektan," kata Kanit Tipikor Polres Blitar Kota pada wartawan, Jum’at (10/6).

Tampak kegiatan sterilisasi kawasan pasar hewan Dimoro yang terletak di Kec Sukorejo Kota Blitar itu dilakukan petugas dengan  menggunakan tangki manual dan pikap modifikasi yang khusus digunakan untuk penyemprotan disinfektan. Juga dari satuan TNI (Kodim 0808 Blitar dan Polres Blitar Kota melakukan penyemprotan secara manual selain dengan mobil water cannon.

"Kawasan Pasar Dimoro cukup luas. Jadi dengan menggunakan water cannon untuk lebih efektif dan lebih menjangkau kawasan pasar hewan ini," papar Ipda Yuno 

Lebih lanjut, perwira polisi asal NTT ini  mengatakan, kegiatan sterilisasi akan dilakukan secara bertahap. Jadwal piket sterilisasi bersama dengan pihak terkait selama penutupan pasar hewan Dimoro.

"Iya selama dua minggu ke depan, kami sudah membuat jadwal untuk sterilisasi secara rutin. Jadi tidak hanya hari ini saja," pungkas Ipda Yuno Sukaito. Les

Berita Terbaru

Vaksinasi Masih Rendah, Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Terserang Penyakit Campak

Vaksinasi Masih Rendah, Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Terserang Penyakit Campak

Senin, 13 Apr 2026 13:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, baru-baru ini menemukan sebanyak 90 orang di…

Puluhan Rumah Warga Singosari Malang Rusak Diterjang Angin, Kerugian Ditaksir Rp65 Juta

Puluhan Rumah Warga Singosari Malang Rusak Diterjang Angin, Kerugian Ditaksir Rp65 Juta

Senin, 13 Apr 2026 13:47 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Akhir-akhir ini cuaca ekstrem rata melanda seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari,…

Tekankan Sinergi Stakeholder, Pemkab Madiun Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Tekankan Sinergi Stakeholder, Pemkab Madiun Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 13 Apr 2026 13:30 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan sarana prasarana di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menekankan…

Perkuat Sektor Ekonomi, Pemkab Madiun Dorong Hilirisasi Produk Olahan Jagung Bernilai Tinggi

Perkuat Sektor Ekonomi, Pemkab Madiun Dorong Hilirisasi Produk Olahan Jagung Bernilai Tinggi

Senin, 13 Apr 2026 13:21 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat turut mendorong program hilirisasi dan industrialisasi produk olahan jagung menjadi produk…

Anggaran Pengadaan Chromebook di Disdikbud Jombang Senilai Rp 4,8 Miliar

Anggaran Pengadaan Chromebook di Disdikbud Jombang Senilai Rp 4,8 Miliar

Senin, 13 Apr 2026 13:14 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mengklarifikasi proses pengadaan perangkat Chromebook senilai Rp 4,8 miliar yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik di…

Atasi Sampah, Dedi Irwansyah Ketua Komisi A DPRD Jatim Dorong Eks TKD Bebekan Jadi TPST 3R

Atasi Sampah, Dedi Irwansyah Ketua Komisi A DPRD Jatim Dorong Eks TKD Bebekan Jadi TPST 3R

Senin, 13 Apr 2026 13:10 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dedi Irwansa Ketua Komisi A DPRD Propinsi Jawa Timur mendorong untuk mengatasi permasalahan sosial terkait sampah di wilayah…