Terhimpit Masalah Ekonomi, Ibu Rumah Tangga Nekat Gelapkan Motor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Mengaku untuk kebutuhan sehari hari wanita berusia 34 ini gelapkan motor dengan cara menipu korban korbanya, tapi ulahnya harus berakhir di balik jeruji besi tahanan Polsek Srengat jajaran Polres Blitar Kota.

Ternyata ulah LH ini bersama dua penadah motor hasil tipu tipu, yakni Didik Utomo 41 warga Kabupaten Trenggalek, Dicki Hermawan 40 warga Kab.Tulungagung, kedua pria ini ditangkap setelah mengaku pada Polisi bahwa motor hasil kejahatannya dibagikan kepada dua orang tersebut.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si dalam keyerangan releasenya (Jumat 24/6) sore menjelaskan LH ditangkap atas laporan dari para korbanya karena menggelapkan sembilan sepeda motor yang dipinjamnya.

"Tersangka ini (LH) ditangkap oleh satuan Unit Reskrim Polsek Srengat, setelah adanya salah satu korban melapor ke Polsek Srengat, saat di periksa, LH mengaku telah menggelapkan sepeda motor di sembilan TKP, pengakuan LH hasil kejahatannya di gadaikan di Trenggalek dan Tulungagung."jelas Kapolres Blitar Kota.

AKBP Argowiyono dalam releasenya. Lebih dalam orang nomor satu di Polres Blitar ini menerangkan bahwa modus penipuan dan penggelapan oleh LH adalah berpura-pura meminjam motor dengan sasarannya yakni para santri juga pengurus pondok pesantren di wilayah Kec.Srengat dan Kec.Wonodadi.

"Modus dari pelaku LH berpura-pura pinjam sepeda motor kepada korban lalu dibawa kabur dan dijual, ke sembilan TKP, mayoritas dilakukan di pesantren," tambah AKBP Argowiyono.

Dalam aksinya tersangka LH mencari target lewat media sosial (medsos), terus mencari nomor telepon pengurus maupun santri di pesantren target sasarannya.

Setelah mendapatkan nomor telepon calon korban, LH menghubungi calon korban, dengan berpura-pura akan mendaftarkan anaknya di pesantren, selanjutnya, pelaku mengajak ketemuan calon korban terlebih dulu seakan akan untuk mengurus administrasi pendaftaran anaknya di suatu tempat.

Saat itulah pelaku pura-pura pinjam sepeda motor korban untuk menjemput anaknya, yang akhirnya LH tidak kembali.

Selanjutnya motor yang dibawa kabur langsung dijualnya.

Masih menurut AKBP Argowiyono yang didampingi Kasat Reskrim AKP.Momon Suwito, untuk hasil penjualan sepeda motor dipakai untuk membayar utang.

Pelaku memang sedang ada masalah ekonomi dalam kehidupan keluarganya. Hasil pengembangan kasus LH, Polisi juga berhasil menangkap dua orang yang diketahui sebagai penadah motor hasil kejahatan pelaku.

Kedua penadah yang ditangkap adalah Didik Utomo (41), warga Kabupaten Trenggalek; dan Dicky Hermawan, warga Kabupaten Tulungagung.

Atas kasus tersebut dengan 9 laporan korban penggelapan, Polres Blitar Kota menyita BB berupa tujuh unit di antaranya yang sudah dijual kepada dua penadah tersebut.

Sedang LH tidak banyak bicara saat ditanya oleh wartawan soal kasusnya, wanita berjilbab ini  dengan singkat  mengatakan kasus yang menjeratnya sudah disampaikan kepada penyidik Polres Blitar Kota.

"Semuanya sudah saya jelaskan kepada penyidik saat saya di periksa." kata LH sambil menundukan kepalanya. Les

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…