Polisi Sebut Kematian Korban Lima Anak Bukan KDRT, Tapi Sakit Komplikasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Aparat kepolisian menyebut kematian ibu lima anak di Dusun/Desa Ngabar, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto bukan karena adanya penganiayaan atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suami sambungnya. 

Hal ini disampaikan langsung Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan usai simulasi pengamanan di Lapangan Patih Gajah Mada, Rabu, 29 Juni 2022.

"Meninggalnya analisa kuat sementara ini bukan karena penganiayaan. Tapi karena ada sakit komplikasi dan beberapa penyakit bawaan," ujarnya. 

Akpol lulusan tahun 2001 ini, mengatakan, temuan sementara dari hasil tim forensik jika Sulamsih, 43 tahun memiliki sakit komplikasi dan bawaan yang ditunjukkan oleh rekam medis dokter. 

Namun, ia tetap akan menunggu hasil forensik Polda Jatim untuk memastikan kematian korban yang meregang nyawa pada Rabu, 22 Juni 2022.

"Kita tunggu hasilnya, sehingga berita yang beredar karena dipukuli dan dianiaya belum bisa disimpulkan demikian," ucapnya. 

Meski begitu, pihaknya akan tetap menegakkan hukum jika terbukti adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami oleh korban selama hidupnya. 

Sebab, lanjut Rofiq, kekerasan dalam rumah tangga itu konteksnya bisa merupakan kekerasan psikis, dan bisa kekerasan yang tidak menyebabkan meninggal. 

Hanya saja, proses pembuktian harus bisa dibuktikan dengan fakta hukum kedepannya. "Hukum harus ditegakkan, dan proses penegakkan hukum tidak boleh melanggar aturan itu sendiri. Jangan sampai tergesa-gesa menyimpulkan sesuatu yang fakta hukumnya belum clear," ucapnya. 

Sementara, Kasat reskrim Polresta Mojokerto AKP Riski menambahkan, hasil otopsi penyampaian dokter yang diterima pihaknya korban meninggal karena sakit komplikasi. Yakni, menderita kanker payudara, liver, jantung, dan ginjal. 

"Yang sakitnya sudah lama diderita oleh Almarhum, dan sakit tersebut yang mengakibatkan kematian," ujar Kasat reskrim. 

Riski menyebutkan, terkait tindak KDRT yang diduga menyebabkan kematian korban tidak terlihat secara secara forensik .

"Tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban sangat tipis. Juga tidak mengakibatkan sakit yang diderita oleh Almarhum hingga akhirnya mengakibatkan meninggal dunia," ia memungkasi. 

Sebelumnya, ibu lima anak asal Dusun/Desa Ngabar, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto meninggal dunia. Diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suami sambungnya. 

Informasi yang dihimpun, korban Sulamsih, 43 tahun meregang nyawa pada Rabu, 22 Juni 2022 dan sempat mendapatkan perawatan disalah satu rumah sakit di Kabupaten Nganjuk. Dwi

Berita Terbaru

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menemukan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak bisa membuat orang tua khawatir. Apalagi, produk tersebut d…

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ratusan umat Katolik memadati Rumah Duka Grand Heaven Surabaya untuk mengikuti Misa Arwah dalam rangka memperingati Hari Arwah S…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyadari pentingnya menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Mojokerto terus…