Sengketa Tanah, Sampai Kepada Pemalsuan Tanda Tangan, Pihak BPN Diminta Bertanggung Jawab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, BPN kab. Sumenep,  Dwi Nanto Wibowo A. Ptnh.  di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman
Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, BPN kab. Sumenep,  Dwi Nanto Wibowo A. Ptnh.  di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan Tuskiyani, warga Dusun Talesek RT. 007 RW.002 Desa Gapura, untuk mengeluarkan sertifikat atas hak tanahnya akan diseret ke ranah hukum.

Persoalan ini muncul pada saat essud  dituduh keluarga besarnya menyetujui atas keluarnya sertifikat baru  milik Tuskiyani yang berdempetan dengan rumahnya di kampung Talesek Jalan Gapura.

"Saya berani untuk memastikan keabsahan tanda tangan saya di Kantor Pertanahan, karena memang saya tidak merasa menandatangani," jelasnya.

Untuk membuktikan kebenaran pemalsuan tanda tangan tersebut, Essud didampingi keluarga besarnya ke kantor BPN Kab Sumenep, Kamis (30/06).

Sesampainya di Kantor BPN ditemui oleh Kabid Pengukuran dan Pemetaan Dwi Nanto Wibowo, Essud didampingi adiknya Moh. Anwar, menunjukkan KTP miliknya dan mencocokkan tanda tangannya.

"KTP saya dan atas nama di sertifikat itu jelas tidak sama, jadinya saya tidak terima nama dan tandatangan saya dicatut," ujarnya.

“Nama saya, Sutraniyah hanya dipanggil essut, tapi disana kok tertulis nama saya essut, semestinya sesuai dengan KTP saya, apalagi tanda tangannya tidak sama dengan tanda tangan saya,” tegasnya

"Ini masalah hak waris, dan saya diduga ikut campur dalam proses pembuatan sertifikat tanah milik Tuskiyani padahal yang disebelahnya itu sudah bersertifikat atas nama adik saya, Moh. Anwar" kilahnya

Jadi sambungnya,  “Saya jelas tidak suka dituduh ikut campur dalam urusan itu, jadi ke BPN untuk membuktikan bahwa itu bukan tanda tangan saya, dan nama asli saya" pungkasnya

Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, BPN Kab. Sumenep, Dwi Nanto Wibowo, mengaku akan berkoordinasi dengan pimpinannya terkait pemetaan yang di Dusun Talesek Jalan Gapura.

"Saya memohon kepada pak Anwar, untuk bersabar dulu, saya masih berkoordinasi dengan atasan saya, tapi tak masalah jika pak Anwar mau mengajukan surat permohonan keberatan atau keluhan kepada BPN," pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…