Raih Best Advokasi, Shafa Aqilah Diminta Gus Yani Rintis Bawean sebagai Pulau Pendidikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Shafa Aqilah Ayuputri Rahfidytya saat diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di rumah kediaman.
Shafa Aqilah Ayuputri Rahfidytya saat diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di rumah kediaman.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Rona bahagia terpancar dari wajah Shafa Aqilah Ayuputri Rahfidytya, mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Daruttaqwa (STAIDA) Suci, Kecamatan Manyar usai bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kamis (30/6).

Shafa diundang Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik sebelum berangkat dinas di kediamannya. Gus Yani mengapresiasi Shafa atas prestasi yang berhasil diraihnya sebagai "Best Advokasi" dalam ajang perlombaan bergengsi Duta Pendidikan yang digelar Paguyuban Putra-Putri Pendidikan Jawa Timur.

"Saya salut dengan Shafa di usia yang masih muda, dia membuat Yayasan yang pengurusnya adalah anak-anak mahasiswa dan berorientasi pengabdian di beberapa bidang," ujar Gus Yani.

Mahasiswi yang masih duduk di semester IV program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) itu membeberkan kepada Bupati Gus Yani saat ditanya apa yang membuatnya berhasil meraih prestasi itu.

Melalui Yayasan Lenteragika yang ia dirikan bersama teman-temannya itu menjadikan Pulau Bawean sebagai objek rencana pengabdian khususnya di bidang pendidikan. Inilah yang membuatnya berhasil sebagai peraih gelar kategori "Best Advokasi" saat Grand Final di Grand City Mall Surabaya, Minggu (25/6) kemarin.

Bupati mendorong Yayasan Lenteragika untuk mematangkan konsep yang hendak dijadikan program pengabdian di Pulau Bawean. Agar potensi yang ada di Bawean bisa dimaksimalkan mahasiswi sebagai awal rintisan pulau pendidikan.

"Selama ini Pulau Bawean punya potensi luar biasa tapi jarang dilirik. Utamanya para guru PAUD dan TK. Maka saya mendorong Shafa melalui Yayasannya ini bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah sebagai trigger untuk kompetensi mereka," jelas Gus Yani.

Dikatakan Shafa, pengurus Lenteragika terdiri enam mahasiswi dari kampus yang berbeda di Kabupaten Gresik. Fokusnya bergerak di bidang Pendidikan, Ekonomi Kreatif, Lingkungan Sosial, dan Kesehatan. "Saat ini minimal bidang pendidikan ini yang sudah jadi devisi pokok untuk direalisasikan," katanya.

Alumni Pondok Pesantren Bumi Sholawat ini menjelaskan alasan menjadikan Pulau Bawean sebagai objek advokasi. Menurutnya ada banyak potensi bidang Pulau Bawean yang bisa diangkat dan dimaksimalkan oleh para pengabdi.

"Pengurus kami (Lenteragika) mengkaji banyak potensi di Bawean. Salah satunya bidang pendidikan. Meski semuanya belum pernah ke Bawean tapi ini menjadi tantangan kami untuk melakukan pengabdian," jelasnya. Shafa menerangkan, pendidikan itu menjadi tolak ukur yang harus dimiliki setiap insan. Bagi dia, prestasi ini setidaknya bisa membuat bangga orang tua dan membawa nama harum almamater STAIDA Gresik khususnya, serta Kabupaten Gresik pada umumnya.

“Ini pengalaman pertama saya meraih prestasi di bidang Pendidikan. Saya berharap bisa mengharumkan nama STAIDA dan Kabupaten Gresik. Terlebih bisa mengeksplore diri, apalagi ini tingkatnya Jawa Timur,” harapnya.

Sementara Ketua STAIDA Gresik, Syifa’ul Qulub turut mengapresiasi prestasi mahasiswinya yang telah membawa nama harum almamater kampus dan Kabupaten Gresik. Bahkan ia akan mengawal dorongan Bupati Gresik pada Shafa terkait program pengabdiannya tersebut menjadi trigger Bawean sebagai rintisan pulau pendidikan.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan almamater kampus karena Shafa berhasil mengeksplorasi dirinya dengan suatu kreatifitas. Sebagai bapak di kampus saya akan mengawal dorongan pak Bupati agar Shafa bisa menjadi bagian penting dari kebijakan pembangunan Pemerintah Daerah. Dalam hal ini Bawean sebagai rintisan pulau pendidikan," terang Wakil Ketua PCNU Gresik.Seperti diketahui ajang perlombaan bergengsi tersebut diikuti tidak kurang dari 200 peserta se-Jawa Timur. Sementara Shafa menjadi satu-satunya mahasiswa Gresik yang mengikuti ajang perlombaan dalam kategori umum.grs

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…