Pencari Katak, Tewas Dililit Ular Piton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jenazah korban sebelum dievakuasi oleh petugas menjadi perhatian warga sekitar. SP/Hadi Lestariono
Jenazah korban sebelum dievakuasi oleh petugas menjadi perhatian warga sekitar. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga Desa Modangan Kecamatan Nglegok digegerkan temuan seorang meninggal dunia di tepi sawah di Desa Modangan Kec Nglegok Kabupaten Blitar sekitar pukul 05.00.

Peristiwa yang diketahui warga setempat pada pukul 05.00 pada Selasa (12/7) langsung dilaporkan ke Polsek Nglegok.

Hal tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Momon Suwito di TKP ketika lakukan olah TKP didampingi Kapolsek Nglegok Iptu Nur Budi Santoso.

Menurut keteranganya, awal mula ditemukan oleh warga, korban yang bernama Ponirin (45) warga dusun Palulo Kelurahan/Kec Nglegok Kab Blitar korban sudah meninggal dunia dan di samping korban ada seekor ular jenis piton bercorak lorek kuning hitam dalam keadaan melingkar sepanjang 3 sampai 5 meter.

"Saat korban ditemukan warga sudah meninggal dunia dan di samping korban ada seekor ular sepanjang 3 sampai 5 meter, kami lakukan olah TKP bersama team dinkes bahwa kematian korban akibat dililit ular dan pada dada korban ada bekas gigitan ular," terang AKP Momon pada wartawan. 

Untuk diketahui bahwa korban Ponirin yang sehari hari di panggil Goren itu sehari-harinya mencari katak dan ular ular kecil.

"Sekira jam 05.30 (Selasa 12/7) saksi Sdr Sholehudin pergi ke sawahnya dan melihat  korban dalam keadaan tergeletak di pinggir jalan, di sisi korban ada ular sepanjang kurang sekitar 3-5 meter, selanjutnya saksi memanggil temanya (saksi) bernama Ajat untuk melihat korban dan saat itu korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," tambah AKP Momon seijin Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si.

Setelah Polsek Nglegok bersama dengan Unit identifikasi Polres Blitar Kota bersama petugas medis puskesmas Nglegok langsung melakukan pemeriksaan jasad korban.

Korban diduga meninggal dunia akibat jalan napas terhenti akibat lilitan ular. Dan terdapat gigitan ular pada bagian dada sebelah kiri.

Sesuai hasil olah TKP pada korban  tidak ditemukan tanda-tanda akibat kekerasan..

Atas kejadian tersebut petugas mengamankan barang bukti berupa 1 buah jerigen tempat katak dan 4 ular kecil, kaos warna hijau tua yang terdapat bekas darah akibat gigitan ular, serta ular piton kembang dengan panjang 3-5 meter 

"Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima dengan ikhlas kejadian meninggalnya korban dan tidak menuntut kepada siapapun atau pihak manapun. Bahwa pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban serta membuat surat pernyataan," pungkas AKP Momon Suwito.

Kini ular piton diamankan team Damkar Pemkab Blitar yang sebelumnya dilakukan penangkapan. Les

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…