Pekerjaan Crossing Saluran Embong Kenongo dan Kenari Dimulai, Pengendara Diminta Berhati-hati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Eri Cahyadi di sela meninjau pengerjaan crossing saluran, Senin (18/7). SP/ALQ
Wali Kota Eri Cahyadi di sela meninjau pengerjaan crossing saluran, Senin (18/7). SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mulai mengerjakan crossing saluran di Jalan Embong Kenongo dan Jalan Kenari. Pengerjaan dua crossing saluran itu sebagai langkah untuk mengatasi genangan di kawasan pusat kota. 

Oleh sebabnya, pemkot mengimbau kepada warga atau pengendara yang akan melintas di kawasan itu agar dapat berhati-hati. Di lain hal, warga juga diharapkan dapat memaklumi karena terganggunya sementara akses jalan di kawasan tersebut untuk kebaikan bersama. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun menekankan agar pengerjaan kedua saluran crossing itu dapat rampung Desember 2022. Baik itu pengerjaan crossing saluran di Jalan Kenari, maupun Jalan Embong Kenongo yang akan terkoneksi dengan pedestrian di Jalan Kayoon. 

"Estimasi selesai di bulan Desember tanggal 7. Jadi saya sudah sampaikan ke teman-teman semua proyek pemerintah itu STT 1 nya maksimal 15 Desember. Tidak boleh lebih dari itu, kecuali dalam kondisi tertentu," kata Wali Kota Eri Cahyadi di sela meninjau pengerjaan crossing saluran, Senin (18/7). 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi juga menyampaikan, meski nantinya pada Desember pengerjaan jalan di atas box culvert belum 100 persen rampung, namun ia menekankan agar saluran harus sudah terkoneksi. Dengan begitu diharapkan agar ketika hujan deras turun, aliran air sudah bisa terkoneksi dengan yang lain. "Jadi ketika hujan, aliran airnya juga sudah bisa terkoneksi satu dengan yang lain. Karena ternyata kalau banjir ini seperti teman-teman tadi lihat ke dalam (saluran) pun koneksinya tidak ada," jelas dia. 

Di samping itu, ia juga menjelaskan, bahwa pengerjaan crossing saluran di Jalan Embong Kenongo tersebut, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya sebesar Rp13 miliar. Sedangkan anggaran pengerjaan saluran di Jalan Kenari mencapai sekitar Rp3 miliar. 

"Jadi, Jalan Embong Kenongo itu nilai proyeknya Rp 13 miliar, dari Panglima Sudirman sampai sebrangnya kita buatkan saluran itu masuk ke Kenari. Terus yang kita potong (crossing) dari Jalan Simpang Pojok, tadi masuk ke dalam (Jalan Kenari) kurang lebih Rp3 miliar," papar dia. 

Selain penanganan genangan dengan menggunakan skema pihak ketiga, Pemkot Surabaya juga melakukanya dengan cara swakelola atau dikerjakan sendiri. Contohnya, seperti pengerjaan untuk mengkoneksikan riol atau saluran di pedestrian yang sudah ada. 

"Kita kerjakan swakelola karena sudah ada salurannya tinggal konek-konekan saja. Karena apa? Ketika kita masuk ke dalam, salurannya ada semua tapi tidak konek," pungkas dia. Alq

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…