Analisis Intelijen

"Polisi Tahu Pelakunya, Cuma Masih Berhitung"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Soleman B. Ponto
Soleman B. Ponto

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya catat, saat kejadian, Irjen Ferdy Sambo, disebut polisi sedang melakukan tes PCR. Dia buru-buru pulang ke rumah dinasnya di kompleks Polri di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan karena ditelepon istrinya Putri Candrawathi.

Informasi soal keberadaan Irjen Ferdy Sambo ini, menurut saya justru menarik perhatian publik.

Apalagi, saat itu, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menyebut Kadiv Propam saat penembakan terjadi nggak ada di rumah. Saya pikir ngapain dibilang tidak ada di rumah. Itu kan menarik perhatian. Kenapa harus disampaikan. Misalnya gelas ada setengah isi, setengah kosong. Nah saat polisi bilang Kadiv Propam tidak ada di rumah. Lha setengah kosongnya bilang bisa-bisa itu ada di rumah, tapi ditutupi.

Terkait alibi Irjen Ferdy Sambo yang tes PCR, ljuga menarik perhatian.

Menurut saya untuk memastikan alibi ini, sopir Irjen Ferdy Sambo bisa ditanyai dimana mengantar komandannya PCR. Selanjutnya, kroscek ke tempat PCR tersebut.

Soal PCR ini Ini juga melanggar kebiasaan lagi. Raja-raja seperti Kadiv Propam itu rasa-rasanya kalau mau PCR, petugasnya yang dipanggil.

Saya meyakini sebenarnya polisi sudah tahu siapa yang membunuh Brigadir J. Namun, hingga kini polisi masih berhitung.

Dari situ sebenarnya sudah bisa ketemu. Tapi kayaknya polisi lagi menghitung-hitung. Siapa yang dirugikan atau siapa yang merasa rugi.

Saat ini, menurut saya, publik menghendaki polisi mengumumkan pelakunya secara terbuka. Dalam hitungan saya, polisi segera umumkan pelakunya, polisi tidak akan pernah mengalami kerugian.

Polri tidak akan pernah rugi atau runtuh namanya. Meskipun pembunuhnya itu adalah polisi sendiri. Walaupun mungkin juga petinggi polisi. Polri tidak akan pernah runtuh. Dan itu harus kita jaga kepercayaan kepada Polri. Sehingga tidak perlu berlama-lama untuk menghitung-hitung. Karena semakin lama menghitung, maka akan semakin kelihatan cover up-nya. Sekali berbohong akan terjadi pembohongan-pembohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan. Kan itu ilmunya dari polisi.

 

(Mantan Kepala Bais TNI Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto, dalam tayangan video seperti dikutip FIN dari chanel Youtube Corry Official, Rabu 20 Juli 2022.)

Berita Terbaru

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Perangkat RT/RW seluruh Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto diimbau untuk mendukung pengaktifan sistem keamanan lingkungan …

Agung Mulyono Absen Paripurna, 2 Raperda Jawaban Fraksi Tak Ada yang Baca

Agung Mulyono Absen Paripurna, 2 Raperda Jawaban Fraksi Tak Ada yang Baca

Jumat, 11 Sep 2026 10:12 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), menyisakan tanda tanya setelah seluruh 11 anggota Fraksi Partai Demokrat tidak …

Prabowo, Kerahkan 11 Kapal Gabungan Cari 5 Jurnalis

Prabowo, Kerahkan 11 Kapal Gabungan Cari 5 Jurnalis

Jumat, 11 Sep 2026 08:00 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 08:00 WIB

SURABAYAPAGI.com – Presiden Prabowo menginstruksikan pencarian lima jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau. Instruksi tersebut langsung d…

Raisya Bawazier, Dapat Nafkah Pasca Cerai Rp 120 juta

Raisya Bawazier, Dapat Nafkah Pasca Cerai Rp 120 juta

Jumat, 11 Sep 2026 07:57 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 07:57 WIB

SURABAYAPAGI.com – Aktris Raisya Bawazier menerima total nah pasca-perceraian sebesar Rp 120 juta dari suaminya, Muhammad Zidan. Kesepakatan tersebut d…