Sulap Bambu Jadi Tumbler dan Teko Cantik, Seniman Lukis Raih Omzet Puluhan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masrukhan pengrajin kerajinan bambu saat tunjukkan produk tumbler bikinannya
Masrukhan pengrajin kerajinan bambu saat tunjukkan produk tumbler bikinannya

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Berawal dari tangan seorang seniman lukis, sebatang bambu yang bernilai ekonomis murah disulap menjadi berbagai macam kerajinan unik yang memiliki nilai rupiah tinggi.

Masrukhan (52), warga Desa Ngares kidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto berhasil meraih omzet puluhan juta dari kerajinan bambu yang dihasilkan.

Bapak satu anak ini mengaku sudah menggeluti usaha ini sejak tahun 2019 lalu. Berawal dari keprihatinannya lantaran melihat banyak tanaman bambu disekitar rumahnya tidak termanfaatkan dengan baik.

"Ini kan sayang, banyak sekali tanaman bambu tapi tidak diolah dan dibiarkan saja hingga mengering. Lalu saya eksperimen sendirian membuat contoh tumbler (termos). Ketika saya share di medsos, ada salah satu pimpinan PT Indosat minat dan order ratusan biji," terangnya.

Bapak satu anak ini menyebut, satu buah tumbler lengkap dengan grafirnya dibandrol dengan harga Rp 200 ribu, sedangkan yang polosan tanpa grafir dihargai hanya Rp 160 ribu.

"Tumbler ini best seller, banyak yang order dari instansi pemerintahan maupun swasta. Bahkan kemarin juga di order untuk suvenir cabang olah raga catur di Porprov Jatim. Sekarang juga masih proses mengerjakan pesanan dari Bank Mandiri Jakarta," ujarnya.

Owner produk olahan bambu R. Khan Art Studio ini juga mengatakan, selain tumbler, ada puluhan jenis produk olahan bambu yang dihasilkan dari studio seninya. Diantaranya satu set teko, mug, sendok garpu, furniture, hiasan bambu, tas dan masih banyak lagi.

"Semua kita buat dari bahan bambu, apapun jenis bambunya bisa kita olah jadi kerajinan," tegasnya.

Dalam menjalankan usahanya, suami dari Umi Solikhah ini menggerakan warga sekitar. Ada yang dikerjakan di sanggar studio, ada pula yang dikerjakan di rumah masing-masing.

"Pesanan garpu bambu kemarin yang ngerjakan ibu-ibu. Mereka menggarapnya di rumah masing-masing. Satu hari bisa kerjakan 100 hingga 200 ratusan," tegasnya.

Ia mengaku, dalam satu bulan omzetnya tidak menentu. Karena ia baru mengerjakannya, jika ada pesanan saja. Dan ia terus berinovasi mengkresikan produk baru, untuk menambah koleksi katalog penjualannya.

"Intinya kita tidak pernah sepi order, tiap bulan pasti ada. Cuma untuk jumlahnya itu tidak bisa dipastikan. Ini kita juga kebanjiran orderan custom untuk tumbler, jadi dalamnya berbahan stainless tapi luarnya dibungkus bambu," cetusnya.

Disinggung terkait persaingan, ia mengaku memang banyak yang menproduksi kerajinan serupa. Tapi produknya masih lebih unggul lantaran garapannya yang halus, artitis dengan tingkat kesulitan tinggi.

"Di market place memang banyak yang jual tumbler dari bambu, tapi bentuknya biasa. Kalau kita sudah berbentuk kapsul," bangganya.

Masrukhan menjelaskan dalam menjalakan usahanya ia sudah merasakan bantuan dari pemerintah seperti bantuan mesin penghalus bambu.

"Tapi kita tetap berharap pemerintah memberikan ruang bagi kita pelaku UMKM agar mampu menjangkau masyarakat, seperti pameran dan souvenir untuk kegiatan pemerintah," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya untuk membangkitkan UMKM di Kabupaten Mojokerto yang sempat terpukul akibat pandemi, salah satunya usaha ekonomi kreatif kerajinan bambu ini.

"Kita terus melakukan pendampingan dan memberikan bantuan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk mengembangkan usahanya. Harapan kita, usaha mereka bisa tetap jalan dan bahkan semakin berkembang," ungkapnya.

Namun demikian ia berpesan, dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Kabupaten Mojokerto, para pelaku ekonomi kreatif harus mampu membaca peluang kebutuhan pasar.

"Sekarang eranya customize, jadi konsumen ini butuhnya apa, senangnya apa baru kita buat," ucap Ikfina saat berdiskusi bersama pawarta di Paseban Agung, Trawas. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan …

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Komitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan terus ditunjukkan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh …

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank…

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …