Pemkot Pasuruan Tangani Aduan Warga Lewat E-Sambat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masyarakat Kota Pasuruan menggunakan aplikasi e-Sambat untuk melakukan pengaduan terkait pelayanan publik.
Masyarakat Kota Pasuruan menggunakan aplikasi e-Sambat untuk melakukan pengaduan terkait pelayanan publik.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Ratusan aduan masuk di aplikasi e-Sambat. Ini menunjukkan aplikasi e-Sambat menjadi tumpuan masyarakat menyampaikan pengaduan terkait pelayanan publik Pemerintah Kota Pasuruan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat mengatakan, sejak diluncurkan pada tahun 2021, sudah ada 420 pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui e-Sambat. Dan pada tahun 2022 terhitung sampai dengan bulan Agustus, terdapat 137 pengaduan, tentu ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mengakses layanan aduan ini,“ ujar Kokoh, Jumat, 5 Agustus 2022.

Ia juga memaparkan bahwa rincian pengaduan terdiri dari, pengaduan terhadap Air Minum Daerah 23%, PUPR 16%, Perhubungan 11%, Kesehatan 11%, Perkim 8%, Ketenagakerjaan 6%, Lingkungan Hidup 4%, Administrasi Kependudukan 4%, Satgas Covid 3%, dan Pendidikan 3%.

“Jumlah pengaduan yang telah diselesaikan sebanyak 38, sedang diproses sebanyak 39 dan harus ditindaklanjuti sebanyak 49 aduan. Sementara 11 aduan ditolak. Penolakan pengaduan dikarenakan bukan termasuk ranah layanan pemerintah kota Pasuruan. Misalnya, wilayah aduan tidak di Kota Pasuruan, atau layanan dinas /lembaga tidak termasuk urusan pemerintah kota Pasuruan, atau juga kadang aduannya terkait dengan masalah pribadi,” paparnya.

Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Pasuruan terus berupaya meningkatkan respons dan koordinasi dengan perangkat daerah. Hal ini dilakukan agar aduan yang masuk di E-sambat lekas ditindaklanjuti oleh dinas terkait dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya. ris 

“Aplikasi e-sambat membantu pemerintah untuk mengetahui sejauh mana layanan publik benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Oleh karenanya, dibutuhkan sinergi dan komitmen bersama antar perangkat daerah. Agar layanan publik dapat berjalan dengan baik,” pungkas Kokoh. ris

Berita Terbaru

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui program rehabilitasi sosial di UPT Bina Laras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos)…

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti harga minyak goreng yang mengalami kenaikan rata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Madiun, Jawa…

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan tanam cabai di tingkat rumah tangga dengan melibatkan ibu-ibu sebagai garda…

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi saat libur panjang atau saat berakhir…

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak 41 lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur,…