Belum Mencapai Target PAD, Beginilah Kata Kordinator Uji Kir Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Kordinator Penguji Kir Kab. Sumenep, Novel saat ditemui reporter Surabaya Pagi diruang kerjanya (ft. Ainur Rahman/ SP)
Foto : Kordinator Penguji Kir Kab. Sumenep, Novel saat ditemui reporter Surabaya Pagi diruang kerjanya (ft. Ainur Rahman/ SP)

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Kordinator Penguji Kir Kab. Sumenep, Novel mengaku menurunya pendapatan retribusi pengujian kendaraan bermotor atau uji KIR ,karena pandemi covid-19 kemarin.

Menurutnya, sejak pandemi Covid -19 angka kesadaran masyarakat untuk melakukan Uji KIR kendaraannya semakin menurun, dan hal ini sangat berdampak kepada pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kab. Sumenep.

"Saya masuk di sini pertengahan tahun 2019 dan disini masih berstatus sebagai UPT.  Alhamdulillah di awal tahun 2020, kerja saya mencapai target," katanya kepada Surabaya Pagi diruang kerjanya.

Pencapaian target PAD itu dikarenakan belum adanya pandemi covid-19, namun sejak awal pandemi covid masyarakat sudah mulai abai melakukan uji KIR, mungkin motifnya karena takut akan penyebaran wabah virus tersebut.

Namun, kata Novel, sekalipun tak mencapai target PAD dari uji KIR, pihaknya tetap optimis melakukan sosialisasi ke masyarakat akan pentingnya melakukan uji KIR Bagi kendaraan.

"Saya mengakui untuk  pendapatan retribusi dari uji KIR pada saat pandemi berlangsung sampai saat ini, masih terbilang sangat minim, dari jumlah kendaraan yang ada di Kab. Sumenep," katanya.

Diakui Novel, minimnya kesadaran bagi masyarakat untuk melakukan uji KIR dikarenakan faktor keuangan mereka, sebab di Kab. Sumenep rata-rata masyarakatnya adalah petani bukan industri.

"Kita sadar, minimnya Uji KIR di Kab. Sumenep, disebabkan karena masyarakatnya lebih banyak Petani bukan Industri, jadi mereka masih menunggu panen tiba baru punya uang untuk bayar retribusinya," ujarnya.

Namun upaya Pemerintah, kata dia, tetap semangat untuk terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya bagi Kendaraan yang akan melakukan uji KIR di kab. Sumenep. "Tetap semangat dan optimis untuk mencapai target PAD sesuai dengan yang dicanangkan pemerintah kepada kami selaku Kordinator penguji KIR di Kab. Sumenep "

Selain itu pihaknya berharap, agar masyarakat sadar akan pentingnya melakukan uji KIR bagi kendaraan untuk melengkapi surat-surat kendaraannya. "Selain melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat, kita juga melakukan sosialisasi gabungan dengan berbagai Instansi dilingkungan pemerintah kab. Sumenep,’’ pungkasnya. ar

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…