SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Atlet Panjat Tebing Asal Jawa Timur berhasil mencetak prestasi dengan meraih juara umum pada ajang Sirkuit Nasional di Jakarta International Wall Climbing Park, 4-7 Agustus 2022 lalu. Gelar juara umum didapat setelah Jatim berhasil membawa pulang dua emas, satu perak, dan satu perunggu pada ajang tersebut.
Dua emas disumbangkan atas nama Amanda Narda Muti di nomor speed world record (WR) putrid dan Kharisma Ragil di nomor boulder putri. Sementara itu, satu perak disumbang atas nama Fatkhur Roji di nomor speed WR putra dan satu perunggu disumbang atas nama Egalita Adliyah Baiquni di nomor speed WR putri.
Peringkat kedua juara umum berhasil diraih oleh Papua dengan dua emas dan dua perunggu. Kemudian Jawa Barat berhasil menempati posisi ketiga dengan perolehan satu emas dan dua perunggu.
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Jawa Timur, Danu Iswara menanggapi dengan baik atas perolehan prestasi yang cemerlang ini. Prestasi ini bisa menjadi salah satu ajang untuk mengukur kekuatan tim. Tak hanya itu, hasil ini akan mempermudah proses seleksi atlet yang akan diikutkan dalam program pemusatan latihan daerah (Puslatda) Jatim proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara. Berdasarkan juklak dari PP FPTI, Sirnas ini juga digunakan untuk menjaring atlet yang akan diproyeksikan menuju Asian Championship, atau kejuaraan tingkat Asia lainnya.
“Untuk peta kekuatan kita lihat tidak terlalu banyak berubah dari PON Papua lalu. Hanya saja, pada ajang ini atlet pelatnas tidak bergabung. Sehingga belum bisa jadi acuan kita,” ujar Danu, Kamis (11/08/2022).
Danu berencana menambah jam terbang bagi atlet muda dengan menyertakan mereka pada berbagai kejuaraan yang ada. Pasalnya, hasil pertandingan menunjukkan atlet – atlet senior yang masih mendominasi. Sedangkan, atlet jebolan Porprov maupun pantauan lain yang dibawa belum bisa berada di tiga besar.
“Namun kami agak tenang karena atlet-atlet muda kita ini bisa menembus babak final. Hanya saja memang masih butuh jam terbang lebih,” tutur Danu. sb
Editor : Redaksi