Santri Lain Ngaku Dicabuli Bechi, Korban Diajak Ijab Kabul Dulu Sebelum Dicabuli

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Santri yang menjadi korban kejahatan seksual Moch. Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi tidak hanya ME. Santri lain berinisial F juga mengalami pelecehan seksual sama. Dia mengaku juga disetubuhi Bechi. Pengakuan itu disampaikannya saat dirinya dihadirkan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin.

F juga mengaku disetubuhi Bechi yang menjabat sebagai Wakil Rektor Al Isti'daadu Li Maqoosidhil Qur'an (IMQ) dan guru mata pelajaran Khusnul Khuluq (Akhlaq) di Pondok Pesantren (Ponpes) Majma'al Bahrain Hubbul Wathol Minal Iman Shiddiqiyyah Ploso Jombang tersebut di Gubuk Cokro Kembang pada 8 Mei 2017. Santri ini dan ME diijab kabul dulu agar seolah-olah sah sebagai istri siri sebelum disetubuhi.

Pengacara Bechi, Gede Pasek Suardika tidak membantah saat dikonfirmasi mengenai keterangan saksi dalam persidangan. Hanya, Gede menegaskan bahwa kliennya tidak melakukan pencabulan sebagaimana diterangkan saksi. "Iya, ada pengakuan versi korban dan saksi ini (terkait prosesi ijab kabul). Tapi, terdakwa mengatakan peristiwanya tidak ada," kata Gede di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin.

Gede juga meragukan kesaksian F dan korban ME yang sudah dihadirkan dalam sidang sebelumnya. Keterangan keduanya hampir sama mengenai waktu dan tempat pencabulan. Keterangan keduanya tidak masuk akal karena tidak mungkin terdakwa mencabuli korbannya dalam waktu yang hampir bersamaan. "Tidak mungkin satu tempat, waktu yang sama orang yang berbeda," ujarnya.

Jaksa penuntut umum Tengku Firdaus mengatakan, keterangan saksi kedua ini sama dengan saksi korban. Yakni, sama-sama menguatkan dakwaan jaksa. Saksi dalam keterangannya mengakui tentang adanya pencabulan yang dilakukan terdakwa Bechi. Di dalam persidangan kemarin, jaksa juga membawa satu boks barang bukti untuk diperlihatkan kepada saksi, terdakwa dan majelis hakim dalam persidangan. "Contoh barang bukti baju dan celana korban," kata Tengku. 

Saat peristiwa pencabulan tersebut, ME dan belasan santriwati lain termasuk F dikumpulkan terdakwa di Gubuk Cokro Kembang. Bechi berdalih akan memberikan materi dan pembekalan. Pembekalan itu diberikan kepada belasan santri yang ditunjuk untuk diperbantukan di klinik kesehatan bernama Rumah Sehat Tentrem Medical Center (RSTMC) bentukan terdakwa.

Setelah pembekalan dengan sesi tanya jawab pada malam harinya, keesokan paginya, terdakwa akan mewawancarai satu persatu belasan santriwatinya secara tertutup. Saat itulah, Bechi sebagaimana dakwaan jaksa mencabuli korbannya. Berselang 10 hari, Bechi kembali mencabuli ME.bd

Berita Terbaru

Tambah Kawasan Usaha Baru, Labuan Bajo Dongkrak Ekonomi Dengan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Tambah Kawasan Usaha Baru, Labuan Bajo Dongkrak Ekonomi Dengan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Senin, 19 Okt 2026 12:45 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:45 WIB

SurabayaPagi, Labuan Bajo – Pengembangan kawasan komersial dan pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mulai memasuki tahap o…

Warga Alami Luka Terjerat, Pemkab Ponorogo Tertibkan Kabel Provider dan WiFi Semrawut

Warga Alami Luka Terjerat, Pemkab Ponorogo Tertibkan Kabel Provider dan WiFi Semrawut

Senin, 19 Okt 2026 12:38 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti adanya kasus seorang pengendara sepeda motor mengalami luka di leher akibat terjerat kabel yang menjuntai di…

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seorang petani bernama Purwanto (65), warga Dukuh Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal…