Pemerintah Kucurkan Bantuan Pupuk 82.300 Kg untuk Poktan di Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas DKPP Kab. Sumenep,  Arif Firmanto, S.TP, M.Si saat diruang kerjanya. (ft.Ainur Rahman/ SP)
Kepala Dinas DKPP Kab. Sumenep,  Arif Firmanto, S.TP, M.Si saat diruang kerjanya. (ft.Ainur Rahman/ SP)

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengucurkan kurang lebih 82.300 kilogram pupuk  dibagikan kepada Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Sumenep. Adapun rinciannya adalah, pupuk sebanyak 73.800 kilo untuk jenis pupuk NPK, dan 8.500 kilo pupuk jenis ZK.

Kepala DKPP Sumenep,  Arif Firmanto mengatakan, bahwa pemberian pupuk itu gratis dari pemerintah untuk dibagikan kepada petani di Sumenep. "Jadi kita salurkan bantuan Pupuk itu kepada 116 kelompok tani di Kabupaten Sumenep, dengan mekanisme yang sudah diatur oleh Koordinator di tingkat kecamatan," tegasnya.

Menurutnya, bantuan pupuk itu tersalurkan kepada seluruh petani dengan rincian, jenis pupuk NPK, disalurkan melalui 82 poktan dengan besaran rata-rata 900 kilo, sedangkan pupuk Jenis ZK disalurkan kepada 34 poktan, besarannya 250 kilo.

"Pemkab Sumenep, melalui DKPP telah memberikan bantuan pupuk tersebut langsung kepada para ketua kelompok tani di Kabupaten Sumenep," ujarnya.

Dikatakan Arif, bahwa bantuan pupuk gratis NPK dan ZK ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) II. Baik NPK maupun ZK merupakan pupuk yang digunakan untuk tembakau,’’ imbuhnya.

Perlu diketahui, tahun 2022 pemerintah membagikan pupuk gratis yang bersumber dari pendanaan berbeda yakni dari APBD I dan II. Sedangkan besaran yang diterima disesuaikan dengan usulan perkelompok.

Jadi sambungnya, bantuan ini memiliki beberapa tujuan. Diantaranya, mengurangi beban biaya produksi, dan memotivasi para petani agar menghasilkan tembakau yang berkualitas.

"Di Kabupaten Sumenep, mayoritas petani tembakau, jadi penghasilan tertinggi bagi masyarakat tani, terkadang didapat dari bertani tembakau," katanya.

Selain itu juga bercocok tanam seperti menanam padi dan jagung, jadi sangat membutuhkan pupuk tersebut, makanya pemerintah Kabupaten Sumenep, sangat peduli dan membantu masyarakat tani terutama dalam pengadaan pupuk khusus bagi petani.

"Petani tembakau bagi masyarakat di Madura pada umumnya menjadi salah satu komoditas yang nilai ekonominya cukup besar, apalagi di Kabupaten Sumenep," urainya.

Maka sambungnya, pemerintah melalui DKPP Sumenep, berharap agar masyarakat tani bisa berproduksi dengan mudah dalam segala hal yang berkaitan dengan pertanian. ‘’Dan hasilnya sesuai dengan yang diinginkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Saronggi A. Zaini menjelaskan, NPK dan ZK merupakan jenis pupuk yang sangat dibutuhkan oleh petani tembakau di Sumenep. Karena itu, pihaknya yakin akan memberi manfaat besar bagi penerimanya.

"Dengan pemberian pupuk gratis oleh pemerintah kab. Sumenep, sangat membantu masyarakat tani tembakau tahun ini," ujarnya.

Selain itu pihaknya mengaku sangat berterima kasih kepada pemerintah. ‘’Khususnya untuk Bupati Sumenep dengan tagline " Bismillah Melayani" yang sudah meringankan beban para petani di Kabupaten Sumenep, ‘’ pungkasnya. (ar)

Tag :

Berita Terbaru

Dedi Irwansyah Dorong Hasil Pajak Kendaraan Bermotor 30% Untuk Bangun Jalan Desa

Dedi Irwansyah Dorong Hasil Pajak Kendaraan Bermotor 30% Untuk Bangun Jalan Desa

Rabu, 04 Mar 2026 13:20 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Komisi A DPRD Jatim Dedi Irwansyah SPd. Mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk segera membuat banyak program m…

Bupati Madiun Tekankan Penguatan Pilar Sosial dan Ketepatan Sasaran Bantuan

Bupati Madiun Tekankan Penguatan Pilar Sosial dan Ketepatan Sasaran Bantuan

Rabu, 04 Mar 2026 09:56 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 09:56 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Madiun – Data sosial yang belum akurat disebut menjadi salah satu kendala dalam penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Madiun. Hal ini disam…

Bupati Lamongan Tegaskan Akan Terus Membangun Fisik dan Non Fisik Yang Terukur dan Utuh

Bupati Lamongan Tegaskan Akan Terus Membangun Fisik dan Non Fisik Yang Terukur dan Utuh

Selasa, 03 Mar 2026 23:56 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 23:56 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan - Komitmen untuk terus membangun daerah, akan terus dilakukan oleh Pemerintahan dibawah komando bupati Yuhronur Efendi, baik fisik…

DPRD Kabupaten Pasuruan Tuntaslan Pembahasan 13 Raperda, Kini Masuk Tahap Verifikasi

DPRD Kabupaten Pasuruan Tuntaslan Pembahasan 13 Raperda, Kini Masuk Tahap Verifikasi

Selasa, 03 Mar 2026 23:12 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Ketua Samsul Hidayat menggelar kegiatan “JAWARA” (Jagongan Bareng Wakil Rakyat) di Dusun Jembrung I, Desa Bulusari, Kecamatan Gem…

DPRD Kabupaten Pasuruan Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan, Dorong Tata Kelola Bersih dan Akuntabel

DPRD Kabupaten Pasuruan Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan, Dorong Tata Kelola Bersih dan Akuntabel

Selasa, 03 Mar 2026 23:08 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 23:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Surabayapagi.com – DPRD Kabupaten Pasuruan mempertegas komitmennya dalam memperkuat sinergi kelembagaan dengan Kejaksaan Negeri K…

Janji Urus “Titik Biru” Dapur MBG, Tiga Pria Diamankan di Hotel Aston Madiun

Janji Urus “Titik Biru” Dapur MBG, Tiga Pria Diamankan di Hotel Aston Madiun

Selasa, 03 Mar 2026 22:42 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 22:42 WIB

‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Polres Madiun Kota mengamankan tiga pria yang diduga melakukan penipuan dengan modus pengurusan pendirian dapur MBG hingga men…