Giatkan Transportasi Massal

Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony Mendorong Pemkot Terus Lakukan Inovasi Ajak Masyarakat Beralih ke Transportasi Massal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH. Thony didampingi Staff Operasional Suroboyo Bus Dishub Kota Surabaya Andik Dwi Harjadi dan Kepala UPT Terminal Intermoda Joyoboyo Daryanto saat melakukan Suroboyo Bus di Terminal Intermod
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH. Thony didampingi Staff Operasional Suroboyo Bus Dishub Kota Surabaya Andik Dwi Harjadi dan Kepala UPT Terminal Intermoda Joyoboyo Daryanto saat melakukan Suroboyo Bus di Terminal Intermod

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kemacetan identik dengan kota-kota besar di Indonesia termasuk Kota Surabaya. Moda transportasi massal menjadi salah satu solusi guna mengatasi kemacetan dengan terus meningkatnya volume kendaraan pribadi. 

Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH. Thony mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi massal. Dalam upaya melihat upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya AH. Thony melakukan sidak Suroboyo Bus di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ). 

Dalam sidak AH Thony  berbincang-bincang dengan penumpang yang ada Suroboyo Bus di Terminal Intermoda Joyoboyo. Para penumpang bahkan sempat curhat tentang jalanan Surabaya yang kerap macet di jam-jam tertentu. 

AH. Thony melihat secara langsung kelayakan sarana transportasi di Kota Pahlawan. Ia disambut oleh Staff Operasional Suroboyo Bus Dishub Kota Surabaya Andik Dwi Harjadi dan Kepala UPT Terminal Intermoda Joyoboyo Daryanto. 

Thony memuji Suroboyo Bus yang kian hari makin bagus pelayanannya. Ia juga mengapresiasi Pemkot Surabaya bersama Dinas Perhubungan yang kini membuat skema baru pembayaran. Tak hanya lewat penukaran dengan limbah botol plastik, penumpang kini bisa melakukan pembayaran non tunai. 

“Transportasi yang nyaman dan kemudahan pembayaran ini tentu akan membuat warga juga makin condong ke kendaraan umum,” ungkap AH. Thony di sela-sela sidak Suroboyo Bus di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) Kamis (1/9) kemarin. 

AH. Thony mengatakan bahwa negara punya andil besar dalam mengajak masyarakat beralih ke transportasi massal. Salah satunya dengan pengendalian peredaran mobil atau motor. Arus barang harus dibatasi untuk mengontrol peredarannya. Ia meyakini bahwa pemerintah harus punya inovasi yang bagus untuk bisa mengalihkan kecenderungan masyarakat tersebut. “Transportasi masih menjadi lini yang strategis dan pemerintah atau negara harus hadir untuk mengatasi berbagai permasalahannya,” kata AH. Thony.

Menuturkan AH. Thony transportasi massal perlu digiatkan agar masyarakat hidup lebih efisien. Baik dari segi waktu hingga finansial. Kemacetan juga makin terurai. Tentu saja, hal itu berimbas pada psikologi warga dan kualitas udara kota. Namun, belakangan, banyaknya kendaraan pribadi menjadi fenomena yang harus diperhatikan. Masyarakat mengidentifikasi kendaraan pribadi menjadi sebuah pride atau gengsi. 

“Pada tahun 90-an perbankan mulai melancarkan skema yang mempermudah masyarakat untuk memiliki kendaraan pribadi. Diantaranya seperti kemudahan cicilan. Dampaknya, kepemilikan kendaraan pribadi makin meningkat, tak sekadar untuk kepentingan transportasi tapi juga sebagai simbol kesuksesan dan gengsi,” ungkap Thony. 

AH. Thony menambahkan, Pemkot Surabaya harus bersinergi dengan beberapa pihak juga perlu dilakukan Dishub Surabaya. Misalnya, dengan PT KAI. Keduanya bisa membuat kereta trem yang bisa mengantarkan masyarakat untuk berpindah di area Surabaya. 

“Saya juga mendorong Dishub untuk melakukan survey tentang pergerakan masyarakat dan moda transportasi yang kerap digunakannya. Perlu juga survey probabiliti dalam satu kendaraan ditumpangi berapa orang. Melalui hasil survey tersebut, Dishub dan Pemkot Surabaya bisa melakukan perhitungan dan mengambil kebijakan cara mengurangi kendaraan pribadi,” tutur Thony. 

Pada akhirnya, mengalihkan masyarakat ke moda transportasi massal masih menjadi pekerjaan rumah untuk pemerintah. Kuncinya, bagi Thony, adalah melakukan inovasi untuk mengubah pola pikir masyarakat. 

Sementara Andik Dwi Harjadi Staff Operasional Suroboyo Bus Dishub Kota Surabaya menerangkan, pihaknya terus meningkatkan pelayanan di moda transportasi Surabaya. “Kami fokus untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Puluhan unit kami operasikan untuk mengakomodasi penumpang di banyak area Surabaya,” ungkap Andik. 

Harga tiketnya sangat terjangkau yakni Rp 5 ribu untuk umum dan Rp 2.500 khusus pelajar. Hingga saat ini, terdapat 28 unit Bus Suroboyo yang beroperasi. Seluruhnya melayani tiga rute yakni Purabaya-Rajawali, MERR, dan TIJ-Jono Sewojo. Alq

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…