Ratusan Kader PKS Sidoarjo Gelar Flash Mob Tolak Kenaikan BBM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD PKS Sidoarjo Deny Haryanto saat membacakan pernyataan sikap penolakan kenaikan BBM
Ketua DPD PKS Sidoarjo Deny Haryanto saat membacakan pernyataan sikap penolakan kenaikan BBM

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menyikapi kenaikan harga BBM bersubsidi, PKS Sidoarjo menggelar aksi Flash Mob di lokasi sekitar Alun-alun Sidoarjo, Sabtu (10/9/2022).

Aksi Flash Mob diikuti ratusan anggota dan simpatisan PKS Sidoarjo, menyampaikan pesan-pesan penolakan terhadap kebijakan Presiden Jokowi yang menaikkan harga BBM di 3 September lalu.

"Kenaikan harga BBM ini adalah pukulan bagi masyarakat. Faktanya kita memang baru saja beranjak untuk bersama bangkit dari kondisi yang diakibatkan pandemi, dan kenaikan harga BBM ini harus diakui sangat berpotensi memperlambat pemulihannya", disampaikan Deny Haryanto, Ketua DPD PKS Sidoarjo yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sidoarjo. 

Deny menambahkan, di Sidoarjo sendiri, kita lihat angka-angka yang menunjukkan dampak jelas dari pandemi, dimana data tahun lalu menunjukkan bahwa pengangguran di Sidoarjo adalah terbesar se-Jawa Timur dengan angka di atas 10%, setelah sebelumnya hanya di kisaran 4%.

Menurut Deny yang juga adalah Ketua Fraksi PKS Sidoarjo, data lain seperti angka stunting, inflasi terutama yang berkaitan dengan bahan makanan, dan pendapatan UMKM yang sedang menjadi perhatian pemerintah dan warga Kabupaten Sidoarjo untuk bersama-sama perjuangkan menjadi ke kondisi yang lebih baik setelah pandemi, dapat berpotensi kembali ke kondisi yang mengkhawatirkan, karena kenaikan harga BBM bersubsidi selalu memunculkan efek domino. Besaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 24,17 triliun, yang diberikan tidak sebanding dengan tekanan ekonomi yang dihadapi rakyat akibat dampak pandemi dan angka inflasi yang sebelum kenaikan harga BBM bersubsidi pun sudah beranjak naik. Ditambah, penyaluran Bansos ataupun BLT juga masih berpotensi carut marut dan bahkan dapat berpotensi konflik sosial. 

Dalam aksi Flash Mob, DPD PKS Sidoarjo juga membacakan pernyataan sikap dan seruan, meminta Presiden RI Joko Widodo untuk membatalkan kenaikan harga BBM bersubsidi. DPD PKS Sidoarjo juga mendukung DPP PKS dan Fraksi PKS DPR RI untuk menyuarakan aspirasi rakyat yang menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.

Kemudian poin ke-3, meminta Presiden RI untuk menempatkan kebutuhan mendasar rakyat sebagaimana amanat UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yakni pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang layak, kebebasan dari kemiskinan, terjangkaunya akses kepada energi dan sumber daya mineral, menjadi prioritas pembangunan dan prioritas alokasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Terakhir, PKS Sidoarjo meminta Presiden RI Joko Widodo melakukan efisiensi terhadap APBN dengan menstop pos-pos yang tidak prioritas seperti IKN dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, mencegah serta mengatasi kebocoran-kebocoran anggaran sehingga tidak mengurangi pos anggaran subsidi dan kompensasi BBM untuk rakyat.

“Demikian pernyataan sikap dan seruan DPD PKS Kabupaten Sidoarjo, kami meminta pemerintah pusat memiliki empati dengan fakta kesulitan yang dihadapi masyarakat dan tidak membuat rakyat semakin susah," pungkas Deny. sg

Tag :

Berita Terbaru

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Galaxy Watch Ultra 2 hadir dengan bodi titanium yang 12 persen lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya, namun dibekali baterai 800 mAh…

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Teriakan seorang wanita warga Desa Selopuro, RT 03 RW 03, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, memecahkan sunyinya pagi subuh S…

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Jurgen Klopp secara resmi kembali melatih, menggantikan Julian Nagelsmann sebagai pelatih timnas Jerman. Mantan pelatih Liverpool itu sudah…

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia…

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…