Ribuan Warga Terdampak Kenaikan BBM Terima Bantuan dari Gubernur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur saat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak kenaikan harga BBM di Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Gubernur Jawa Timur saat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak kenaikan harga BBM di Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa menyalurkan Program Perlindungan Sosial Bagi Ribuan Warga Terdampak Kenaikan BBM di Kabupaten Lamongan  Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran, Selasa (20/9/2022). 

Bantuan untuk meringankan beban  masyarakat itu, diberikan juga sebagai bentuk antisipasi terjadinya inflasi dampak kebijakan kenaikan harga BBM yang dikhawatirkan membuat daya beli masyarakat melemah. 

Berbagai bantuan yang diserahkan yakni bantuan sosial untuk 1.706 nelayan, bantuan paket untuk pencegahan stunting kepada 110 anak, bantuan kepada sopir angkot dan ojek online berupa pembebasan pokok pajak 100 persen, serta bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) kepada 76 difabel di Lamongan.

Meski pada dasarnya ASPD ini sudah mendapatkan intervensi dari Pemprov per bulannya sebesar Rp 300.000. Namun karena ada dampak kenaikan BBM  ASPD berat kembali menerima bantuan sosial top up sebesar Rp. 600.000.

“Kita menyerahkan bantuan sosial untuk 1.706 nelayan dalam bentuknya top up dari kartu yang dikeluarkan Kementerian KKP. Untuk nelayan kita memang masih verifikasi ulang karena ada yang mendapat support dari Kementerian KKP, yang belum dapat itulah yang disisir oleh Pemprov," terangnya. 

Selain itu kita juga menyampaikan ada bantuan bebas pokok pajak 100 persen bagi angkot dan ojol. Untuk angkot dan ojol ini kemarin seluruh UPT Bapenda sudah memberikan layanan itu dan tadi saya mendapatkan update bahwa animo masyarakat untuk pembebasan pokok pajak 100 persen bagi ojol dan angkot itu besar sekali.

Selain berbagai bantuan tersebut, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan token listrik kepada 3.200 sambungan listrik selama enam bulan yang diharapkan bisa meringankan beban masyarakat terutama yang terkena imbas kenaikan BBM.

Dalam kunjungannya tersebut, Khofifah juga meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap dengan kapasitas 7500 Watt dan Peresmian Aula Ponpes Tarbiyatul Tholabah Desa Kranji Paciran.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah didampingi Pak Yes juga menyerahkan zakat produktif kepada pelaku usaha ultra mikro di Pasar Ikan Lamongan. Hal ini rutin dilakukannya sebagai bentuk kepedulian dalam memberikan bantalan ekonomi kepada masyarakat.

Usai menyerahkan bantuan zakat produktif sekaligus operasi pasar murah, Khofifah mengatakan bahwa skema pembiayaan yang digelontorkan Pemprov Jatim dalam program perlindungan sosial akibat dampak inflasi dan kenaikan BBM ini sebesar Rp 257 Miliar, yang terdiri dari berbagai jenis bantuan.

”Itulah kenapa saya kemudian turun sambil memastikan bahwa program ini sudah bisa berjalan. Program ini sudah sampai ke penerima,” imbuh Khofifah.

Membersamai program perlindungan sosial tersebut, Pemkab Lamongan juga hadir untuk memberi perlindungan kepada masyarakat salah satunya dengan memberikan bantuan berupa BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan, pelatihan keterampilan, bantuan alat serta bedah rumah bagi warga kurang mampu.

“Membersamai kegiatan Pemprov, Pemkab Lamongan juga ada empat program yang dilakukan untuk masyarakat salah satunya untuk nelayan. Kita akan memberikan BPJS Ketenagakerjaan bagi 500 nelayan, mengadakan pelatihan dan memberikan bantuan alat, kemudian juga ada beberapa kegiatan lain termasuk bedah rumah bagi masyarakat rentan,” pungkasnya.jir

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…