LS Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan Jutaan Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
LS dan kantor satpol PP Kabupaten Pasuruan.
LS dan kantor satpol PP Kabupaten Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Paras cantik belum tentu hatinya baik. Ungkapan itu sepertinya pas untuk LS (42), seorang wanita berparas cantik, bodi tinggi semampai tapi kerjaanya kerap merugikan orang lain.

Wanita paruh baya eks Bhayangkari dan mantan aparatur sipil negara (ASN) pada kesatuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan juga warga desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, itu belakangan melakukan dugaan penipuan kepada teman kerjanya di sebuah perusahaan media cetak dan online, sebut saja NN.

NN tidak menyangka kalau teman wanitanya itu tega mengkhianatinya. Itikad baiknya membantu LS dibalas dengan kejahatan. Kebohongan LS menyadarkan NN bahwa dirinya telah ditipu mentah-mentah. Uang jutaan rupiah miliknya yang digunakan LS dengan alasan untuk mengurusi tanah warisan tidak ada jeluntrungannya (kabarnya).

Kejadian itu bermula ketika LS hendak mengurusi balik nama sebidang tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) milik nya dan saudara nya di kawasan Grati, Kabupaten Pasuruan. Menurut pengakuan LS, tanah tersebut sudah laku terjual kepada sebuah perusahaan. Karena sudah terjual, maka sertifikatnya harus dibalik nama perusahaan di BPN. Namun, dia tidak memliki sejumlah uang untuk mengurusi balik nama.

Akhirnya dia mengajak kerjasama kepada NN meminta uang yang jumlahnya jutaan rupiah, dengan mengiming-imingi akan memberi fee jika urasannya sudah selesai. NN pun dengan ikhlas memberikan sejumlah uang tersebut. Setelah menerima sejumlah uang LS berjanji akan mengembalikan uang plus fee satu bulan kedepan.

Namun, hingga empat bulan berjalan, LS tidak kunjung mengembalikan uang milik NN. Dia berusaha menghubungi lewat HP malah nomernya diblokir oleh LS. Dia berusaha mencarinya kemana-mana, tapi tidak menemukan batang hidung LS. Hilang kesabarannya, NN berniat akan melaporkan masalah ini ke Kepolisian.

Tidak hanya NN yang mencari LS, tapi perusahaan media tempatnya bekerja juga mencarinya. Pasalnya, LS membawa kabur sejumlah uang setoran iklan dan advetorial perusahaan.

Jejak kasus LS yang pernah bekerja dilingkungan pemerintah Kabupaten Pasuruan, masih terekam dibenak puluhan orang korban penipuannya. Kabarnya, dia berhasil menyikat ratusan juta rupiah dari para korbannya, yang pada akhirnya membawa dirinya dipecat dari instansi tempat dia bekerja. ris

Berita Terbaru

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Merespon hasil survey lembaga penelitian tentang kenaikan elektabilitas Partai Gerindra, Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra …

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Senam jurus Kampung Pesilat tak sekadar menjadi aktivitas olahraga bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun mul…

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pesatnya investasi dan industrialisasi di Kabupaten Gresik menghadirkan tantangan baru mampukah pendidikan lokal menyiapkan tenaga k…

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi banjir Sidoarjo yang kerap terjadi di wilayah…

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Polres Madiun Kota belum memberikan penjelasan terkait persoalan meter air di Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. Hingga Selasa (…

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memberikan Bantuan Biaya Perkuliahan/Pendidikan bagi warga Surabaya. Tahun ini, sebanyak…