Tarif Angkutan Umum Belum Naik, Dishub Masih Susun Kajian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kenaikan harga BBM ikut berimbas pada banyak hal yang lain seperti harga bahan pokok dan tarif angkutan umum. Maka dari itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menaikan tarif angkutan umum sebagaimana dalam peraturan wali kota (perwali).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya untuk segera menetapkan aturan tarif angkutan. Eri menegaskan penentuan besarannya harus mengakomodasi masukan dari berbagai pihak agar tidak ada yang merasa dirugikan. Perubahan ongkos harus disesuaikan dengan kemampuan warga dan kondisi saat ini.

”Jangan ditentukan sendiri. Kami minta dishub ngomong dengan sopir. Penentuan ini harus dilakukan bersama. Setelah mendapat usulan tarif, dishub mengkaji masukan tersebut,” kata Eri Cahyadi.

Kasi Angkutan Jalan dan Penumpang Dishub Kota Surabaya Ali Mustofa mengatakan kenaikan tarif angkot itu disesuaikan dengan harga BBM yang telah naik sebelumnya.

“Sekarang, kami sedang menyusun kajian dibantu tenaga ahli terkait tarif angkot yang pas atau win-win solutions,” tutur Ali, Selasa (20/9/2022)

Besaran tarif angkutan umum di Surabaya diatur dalam Perwali 76/2014. Ali mengakui tarif angkot di Surabaya belum ada kenaikan sejak 2014.

“Sesuai Perwali 76/2014, tarif angkot Rp4.000 untuk 15 km pertama dan penambahan km selanjutnya Rp 200,” pungkasnya.

Dishub juga telah menampung sejumlah usulan perubahan tarif angkutan umum dari Organisasi Angkutan Darat (Organda). Bila dibandingkan tarif awal, kenaikannya sebanyak Rp 2.500. Yakni, dari Rp 4.000 menjadi Rp 6.500. Hitungan itu berlaku untuk jarak maksimal hingga 15 kilometer.

“Semoga dalam waktu dekat bisa segera keluar perwalinya tentang kenaikan tarif angkot. Kami upayakan percepatan,Mereka minta kenaikan sebesar Rp 2.500 sesuai dengan perubahan harga BBM,” tandasnya.

Pihak dishub optimistis tak lama lagi aturan itu rampung dan disahkan.

”Kami upayakan selesai akhir September,” ucapnya.

Ali berharap dengan kajian itu, tarif yang baru tidak menambah beban masyarakat pengguna angkot, tetapi pengemudi angkot masih bisa mendapat keuntungan. sb

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi Pengadaan Meter Air Tirta Pakuan Mencuat, Kejati Jabar Teruskan Laporan ke Polda

Dugaan Korupsi Pengadaan Meter Air Tirta Pakuan Mencuat, Kejati Jabar Teruskan Laporan ke Polda

Rabu, 07 Okt 2026 14:55 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYA PAGI, Bandung- Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan meter air di Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tahun anggaran 2023 kembali mencuat. Tim…

Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Rabu, 07 Okt 2026 14:36 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…

Lewat Laser Merah, Disdukcapil Tuban Permudah Akses Dokumen Kependudukan

Lewat Laser Merah, Disdukcapil Tuban Permudah Akses Dokumen Kependudukan

Rabu, 07 Okt 2026 14:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban kembali membuat program inovatif dengan meluncurkan layanan…

Tak Cukup Penjarakan Koruptor, Kajati Jatim Perintahkan Kejari Kota Madiun Kejar Aset

Tak Cukup Penjarakan Koruptor, Kajati Jatim Perintahkan Kejari Kota Madiun Kejar Aset

Rabu, 07 Okt 2026 14:26 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Penanganan perkara korupsi di Kota Madiun diminta tidak berhenti pada proses hukum terhadap pelaku. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota M…

Pasca Pompa Irigasi Beroperasi, Puluhan Sumur Warga Mojowarno Alami Kekeringan

Pasca Pompa Irigasi Beroperasi, Puluhan Sumur Warga Mojowarno Alami Kekeringan

Rabu, 07 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menghadapi musim kemarau panjang, Dinas Pertanian Jombang membuat puluhan sumur pompa irigasi di Dusun Guwo, Desa Latsari,…

Kantor Desa Mliriprowo Digeruduk Warga, Kades Mamok Widodo Janji Bangun Gorong-Gorong Sepekan Lagi

Kantor Desa Mliriprowo Digeruduk Warga, Kades Mamok Widodo Janji Bangun Gorong-Gorong Sepekan Lagi

Rabu, 07 Okt 2026 14:08 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Puluhan warga Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, menggelar aksi unjuk rasa damai dengan mendatangi langsung k…