Konglomerat Berharta Rp 639 Triliun, Akan Tambah Kaya Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Michael Bambang Hartono, konglomerat yang juga sebagai atlet bridge usai meraih emas di Asian Games 2018 di Jakarta lalu.
Michael Bambang Hartono, konglomerat yang juga sebagai atlet bridge usai meraih emas di Asian Games 2018 di Jakarta lalu.

i

Bos Djarum dan Polytron ini Dipastikan Kuasai Produksi Kompor Listrik Mulai Tahun 2022

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - PT Hartono Istana Teknologi (Polytron), milik Konglomerat Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono (Hartono Bersaudara), akan meningkatkan produksi kompor listrik menjadi 1 juta unit pada 2023. Ini menggambarkan konglomerat berharta Rp 639 Triliun bakal tambah kaya lagi.

Saat ini, Hartono Bersaudara menduduki peringkat pertama daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2021. Keduanya dikenal sebagai pemilik raksasa perusahaan rokok Djarum.

Total kekayaan keduanya mencapai US$42,6 miliar atau sekitar Rp639 triliun (asumsi kurs Rp15 ribu per dolar AS).

Sebelum merambah kompor listrik, Hartono Istana Teknologi sudah berproduksi Polytron. Produk elektrik pertamanya diluar bisnis non-rokok Djarum. Perusahaan yang didirikan pada 16 Mei 1975 di Kudus, Jawa Tengah tersebut awalnya diberi nama PT Indonesian Electronic & Engineering dengan modal awal Rp50 miliar.

 

Tingkatkan Kompor Listrik

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier mengungkapkan PT Hartono Istana Teknologi merupakan salah satu perusahaan yang akan meningkatkan produksi kompor listrik. Hal itu dilakukan untuk mendukung program konversi LPG 3 kg ke kompor listrik pemerintah.

"Di 2022, kemampuan nasional bisa 300 ribu unit, dan nanti begitu ada kepastian spesifikasi jenis daripada kompor induksinya, itu beberapa perusahaan yang existing memproduksi kompor listrik akan menambah land investasinya khusus di kompor induksi," ujar Taufiek dalam rapat dengan Komisi VII DPR, Rabu (21/9).

 

PT Maspion Ikutan

Selain Hartono Istana Teknologi, Taufiek juga memaparkan sejumlah perusahaan yang akan meningkatkan produksi kompor listrik.

Rinciannya, PT Adyawinsa Electrical and Power sebanyak 1,2 juta unit, PT Maspion Elektronik 300 ribu unit, PT Selaras Citra Nusantara Persada 300 ribu unit, Sutrado 1 juta unit dan perusahaan lainnya 1,2 juta unit.

Saat ini pemerintah tengah mempersiapkan paket kompor listrik secara gratis kepada 300 ribu rumah tangga tahun ini.

Nantinya, rumah tangga penerima paket kompor listrik ini adalah yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Paket tersebut terdiri dari satu kompor listrik, satu alat masak dan satu Miniature Circuit Breaker (MCB) atau penambah daya khusus untuk kompor listrik.

 

Harga Per Paket Rp 1,8 Jt

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Rida Mulyana mengungkapkan harga paket kompor listrik ini sekitar Rp1,8 juta, sehingga jika sasarannya 300 ribu rumah tangga, maka anggaran yang dibutuhkan tahun ini sekitar Rp540 miliar.

Pakar Kebijakan Publik sekaligus Guru Besar Universitas Muhammadiyah Solo (UMS) Anton Agus Setyawan menilai program pemerintah terkait konversi elpiji 3 kilogram ke kompor listrik ditengarai kelebihan pasokan tenaga listrik.

Anton menduga kebijakan pemerintah ini seperti sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Artinya pemerintah mencoba mencari solusi menangani kenaikan harga BBM sekaligus kelebihan suplai listrik.

"Saya menduga kebijakan ini karena sekarang terjadi kenaikan harga BBM otomatis juga ke gas pengaruhnya. Meskipun harga gasnya lebih murah tapi ada tren kenaikan," terangnya ketika dihubungi, Rabu (21/9/2022).


 

Ada Over Supply Listrik

Menurut Anton kebijakan ini dikarenakan adanya pembengkakan pasokan atau over supply listrik. Sumbernya adalah adanya sembilan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) oleh PT PLN 2010 lalu.



"Dugaan saya tahun 2010 ada peraturan pemerintah (PT PLN) membangun PLTU dengan batubara sehingga terjadi over supply. Setidaknya sampai 2030 kita mengalami over supply listrik," terangnya. 



Namun, Anton menilai kebijakan pemerintah tersebut terkesan terburu-buru. Sebab menurutnya tidak ada keterkaitan isu antara over supply dan konversi Elpiji 3 kilo. 



"Nah ini biasa ya pemerintah itu selalu mencari jalan yang gampang untuk mengatasi (masalah) seperti oversupply, ya sudah konversi saja dari kompor Elpiji ke kompor listrik toh nanti akan ada suplai listrik yang banyak bisa teratasi," terangnya. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…