Hakim Agung Di-OTT, KPK Sedih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Bersama Panitera Muda MA dan Seorang Advokat asal Semarang. Jumlahnya Mencapai Lima Orang. KPK juga Amamkan Uang Asing Sekitar US $200.000 diduga Terkait Perkara Kasasi yang Ditangani Hakim Agung ini 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ternyata, salah satu pihak yang di-OTT adalah hakim agung. Selain panitera muda perdata. Keduanya gembol (kantongi) sejumlah uang asing sekitar 200 ribu US$ atau sekitar Rp 3 miliar. OTT ini diduga pengurusan perkara pailit di tingkat kasasi yang ditangani di Mahkamah Agung.

"KPK bersedih harus menangkap Hakim Agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron kepada wartawan, Kamis (22/9/2022) sore. Ghufron mengaku KPK prihatin. KPK berharap tidak ada kasus serupa lagi.

"KPK sangat prihatin dan berharap ini penangkapan terakhir terhadap insan hukum. Mengingat artinya dunia peradilan dan hukum kita yg semestinya berdasar bukti tapi masih tercemari uang. Para penegak hukum yang diharapkan menjadi Pilar keadilan bagi bangsa ternyata menjualnya dengan uang," katanya.

"Padahal sebelumnya KPK telah melakukan pembinaan integritas di lingkungan mahkamah agung. Baik kepada hakim dan pejabat strukturalnya harapannya tidak ada lagi korupsi di MA. KPK berharap ada pembenahan yang mendasar jangan hanya kucing-kucingan, berhenti sejenak ketika ada penangkapan namun kembali kambuh setelah agak lama," imbuhnya.

Dalam kasus ini, ada seorang advokat yang diamankan tim KPK.

Pengacara berinisial YSP ini ditangkap di kantornya kawasan Semarang Utara sekitar pukul 15.00 WIB. Advokat YSP sore kemarin langsung diterbangkan ke Jakarta. Sampai semalam ada lima orang. Sedangkan soal status hakim agung, kalangan penyidik KPK masih mengkonfirmasi. Ada yang menyebut panitera muda, bukan hakim agung.

 

Ada Uang Asingnya

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah uang pecahan mata uang asing saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta dan Semarang, Rabu (21/9/2022) malam sampai Kamis dini.

Uang yang tidak disebut jumlahnya itu sedang dikonfirmasi tim KPK kepada para pihak yang ditangkap diduga terkait pengurusan perkara di lingkungan Mahkamah Agung (MA) itu.

Saat OTT juga turut diamankan sejumlah uang dalam pecahan mata uang asing yang hingga saat ini masih dikonfirmasi ke para pihak yang ditangkap tersebut," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui pesan tertulis, Kamis (22/9/2022).

Operasi senyap yang dilakukan KPK ini diduga berkaitan dengan penerimaan hadiah atau janji terkait pengurusan perkara di MA. KPK belum mengungkap identitas para pihak yang ditangkap tersebut.

"Pihak-pihak dimaksud saat ini sudah diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dimintai keterangan dan klarifikasi," kata Ali.

Lembaga antirasuah mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap tersebut sebagaimana ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro saat dikonfirmasi wartawan terkait operasi senyap itu menjawab, "Kami menunggu pernyataan resmi dari KPK."

 

Pegawai Panitera MA

KPK menjerat penyelenggara negara yang berada di Mahkamah Agung (MA) yakni Pegawai Panitera Muda MA.

Dari informasi yang dihimpun, pihak yang ditangkap KPK itu adalah seorang panitera muda bidang perdata. Selain panitera muda itu, belum diketahui orang-orang yang turut diamankan KPK. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

​Tim Bulutangkis Putra Indonesia ke Final, Temui China

​Tim Bulutangkis Putra Indonesia ke Final, Temui China

Kamis, 24 Sep 2026 08:07 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 08:07 WIB

​SURABAYAPAGI.com, Ichinomiyah – Indonesia ke final bulutangkis beregu putra Asian Games 2026 setelah atasi Thailand 3-1. Mereka bersua China. ​Leo/Daniel …

​Erdogan, Kecam Israel, Delegasi Netanyahu, WO

​Erdogan, Kecam Israel, Delegasi Netanyahu, WO

Kamis, 24 Sep 2026 08:03 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 08:03 WIB

​SURABAYAPAGI.com, New York - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB. Ke…

​Bahas Reformasi Dewan Keamanan PBB

​Bahas Reformasi Dewan Keamanan PBB

Kamis, 24 Sep 2026 08:00 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 08:00 WIB

​SURABAYAPAGI.com, New York - Selain perang, masa depan PBB sendiri menjadi perhatian dalam pertemuan tahun ini. Sejumlah diplomat dan pejabat yang berbicara …

​Trump, Akui Stafnya Bicara Sangat Produktif dengan Delegasi Iran

​Trump, Akui Stafnya Bicara Sangat Produktif dengan Delegasi Iran

Kamis, 24 Sep 2026 07:58 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 07:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, New York - Para pejabat AS dan Iran telah melakukan pembicaraan yang “produktif ” di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal itu disampaikannya …

​Laporan Kontributor William Hill, AS Bahas Perubahan Lanskap Kekuatan Global

​Laporan Kontributor William Hill, AS Bahas Perubahan Lanskap Kekuatan Global

Kamis, 24 Sep 2026 07:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 07:56 WIB

​SURABAYAPAGI.com, New York - Debat Umum SMU PBB ke-81 dipimpin oleh Presiden Majelis Umum PBB ke-81, Y.M. Khalilur Rahman, dari Bangladesh. Tema ‘Restoring T…

JPU, TAK UNGKAP MENS REA RADITYA

JPU, TAK UNGKAP MENS REA RADITYA

Kamis, 24 Sep 2026 07:53 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 07:53 WIB

​SURABAYAPAGI.com - Rabu kemarin (23/9) setelah kunjungan, saya membuat catatan dari Medaeng atas surat dakwaan dan Replik Jaksa Penuntut umum (JPU) yang di…