Pemkot Kediri Bahas Perencanaan Pembangunan Alun-Alun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Model Desain Alun-Alun Kota Kediri yang bakal dibangun tahun depan
Model Desain Alun-Alun Kota Kediri yang bakal dibangun tahun depan

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri kebut pembahasan Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan pembangunan Alun-Alun Kota Kediri, Rabu (5/10/2022). Rencanya Pemkot Kediri menargetkan akhir tahun ini sudah bisa dilakukan lelang pembangunan tersebut.

Pembahasan dilakukan di ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri dengan dihadiri Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar beserta kepala OPD dan Andra Matin Arsitek dari Jakarta serta pemenang lelang DED pembangunan Alun-Alun Kota Kediri.

Awal pembahasan perencanaan itu berlangsung sekitar 3 jam. Banyak usulan usulan yang dibahas dalam perencanaan pembangunan Alun-Alun kedepan. Salah satunya seperti drainase yang wajib diperhitungkan karena Alun-Alun tersebut berdesain dataran luas dengan kondisi miring bak seperti dataran gunung.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, pembahasan perencanaan ini merupakan tahap awal. Pihaknya juga melibatkan arsitek untuk mendesain agar Alun-Alun Kota Kediri kedepan lebih bisa dinikmati pengunjung serta beberapa obyek bangunannya tetap memiliki arti Kota Kediri.

“Jadi Alun-Alun ini sebenarnya kita sudah punya ide dan ditambah saat acara Kopi Tahu kemarin ada warga yang ingin memiliki Alun-Alun yang lapang. Sehingga kita mencari arsitek untuk mendesain agar Alun-Alun Kota Kediri ini kedepan bisa lebih enak dikunjungi,” ujarnya.

Menurut Wali Kota Kediri, lahan yang tidak begitu luas tersebut menjadi pembahasan penting. Pasalnya, desain tersebut agar tidak terlihat sempit dan tetap memiliki nilai Kota Kediri. 

“Karena Alun-Alun kita tidak begitu luas maka kita mendesain agak miring agar bangunan ini tidak menonjol dan terlihat terkesan luas,” imbunya.

Rencanya Alun-Alun Kota Kediri bakal berubah total. Luas lahan kurang lebih 1 Hektar itu sisi utara dengan menghadap selatan bakal dibangun bangunan bertingkat untuk foodcourt. Untuk bagian depannya, nanti terdapat tanah lapang berbentuk miring dengan sisi bagian pinggir terdapat pepohonan rindang.

Andra Matin selaku arsitek Alun-Alun Kota Kediri menjelaskan, desain Alun-Alun Kota Kediri ini berbeda dengan daerah lain. Sebab menurutnya baru pertama kali bentuk Alun-alun ini berbentuk miring.

“Konsep ini mengedepankan Alun-alun yang fungsinya kembali seperti dulu bisa serba guna. Selain itu lokasi ini merupakan gerbang dari Kota Kediri, sehinga kita buat miring agar seolah olah menanjak dan bisa dinimati anak-anak saat berkunjung disitu. Sementara untuk atap bangunannya akan dibuat bak seperti gunung yang terlihat seakan putri yang sedang tidur,” jelasnya.

Sementara itu, terkait adanya patung Mayor Bismo yang diketahui sudah ada sejak dulu? Andra mengaku patung tersebut tidak akan dihancurkan namun melainkan dapat dipindah disisi pinggir atau dilokasi lain yang lebih bisa dinikmati.

“Untuk patung Mayor Bismo menurut saya tidak bisa jika tetap ditaruh di tengah Alun-alun. Nantinya jika tetap harus berada di Alun-Alun maka bisa dipindah pada sisi pinggir. Atau juga bisa di lokasi lain yang lebih indah untuk dinikmati. Sebab disini kita ingin menghilangkan satu titik yang terpusat. Sehingga Alun-Alun ini ditengahnya kita buat lapang,” tandasnya.

Diketahui, saat ini proses DED Alun-Alun Kota Kediri sudah dilakukan oleh DLHKP Kota Kediri. Tahap selanjutnya Pemkot Kediri menargetkan bulan November besok bisa masuk tahap lelang pembangunan. Sehingga tahun depan proses pembangunan Alun-Alun Kota Kediri bisa dilakukan. Dalam pembangunan itu Pemkot Kediri bakal menganggarkan sekitar 25 Miliar. Can

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…