Pilih Capres 2024, PDIP Masih Jalankan Strategi Wait and See

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Burhanuddin Muhtadi, Pengamaat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia 
Burhanuddin Muhtadi, Pengamaat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia 

i

 

 SURABAYAPAGI, Surabaya - DPP PDI Perjuangan tidak mau tergesa-gesa menentukan calon presiden yang diusung dalam Pilpers 2024, setelah Partai Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan.

Saya menilai, saat ini PDIP memainkan peran wait and see terkait siapa saja bakal calon presiden yang dimunculkan di publik dan hasil survei.

Menurut saya jika bakal calon yang muncul ini tidak kuat secara elektoral, tentu memberi keleluasaan PDIP untuk memilih capresnya. 

Sebaliknya jika parpol lain mengusung calon yang punya elektoral cukup kuat, maka PDIP akan merespons dengan optimal.

Kalau bakal capres yang diusung partai lain menarik perhatian pemilih, PDIP mau tidak mau memakai kartu elektabilitas untuk menentukan siapa yang bakal diusung. Kalau tidak terlalu kuat mungkin ada hak istimewa ketum PDIP memilih calon yang diusung.

Sikap menunggu dan mencermati ini juga dilandasi PDIP yang sudah memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold. Selain itu waktu pendaftaran capres-cawapres juga masih panjang, yakni Oktober 2023.

Menurut saya hingga saat ini belum ada partai politik yang memiliki syarat presidential threshold mendeklarasikan capres yang diusung. 

Jangan lupa Anies Baswedan itu baru diusung Nasdem, belum cukup memenuhi syarat presidential threshold. Artinya per hari ini belum ada calon yang diusung partai memenuhi syarat dan ditetapkan KPU. Penetapan (capres-cawapres) itu Oktober 2023. 

Jadi sebenarnya masih panjang waktu untuk Ibu Megawati, maupun parpol lain untuk menentukan siapa calon yang diusung. Ini yang ditunggu, bukan hanya apakah PDIP mengeluarkan kartu truf tapi juga partai lain. 

(Lewat keterangannya di program Kompas Malam KOMPAS TV, Sabtu (08 Oktober 2022). 

Berita Terbaru

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI com, Pasuruan – Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo pada hari Senin, 30 Maret 2026 menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun A…

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…