61 Rumah di Tulungagung Terdampak Tanah Retak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Tanah retak di Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung semakin parah. Jumlah rumah yang terdampak mencapai 61 rumah.

Camat Tanggunggunung, Heru Junianto, mengatakan bencana tanah retak terjadi di Desa Tanggunggunung dan Desa Ngepoh. Dengan rincian 53 rumah di Desa Tanggunggunung dan 8 rumah di Desa Ngepoh.

"Kalau yang Desa Tanggunggunung itu lokasinya di Dusun Kalitalun dengan kondisi rumah paling parah berjumlah 11 rumah," kata Heru Junianto, Kamis (13/10/2022).

Saat ini sebagian warga mulai mengevakuasi perabot rumah dan barang berharganya ke tempat sanak saudara yang lebih aman. Bahkan beberapa rumah mulai dibongkar, untuk menghindari kondisi yang lebih parah.

"Warga yang terdampak itu mengungsi dari rumah masing-masing, kalau yang mengungsi di rumah dinas camat 9 KK atau 24 jiwa. Kemudian untuk warga yang lain itu mengungsi di rumah saudaranya yang aman," ujarnya.

Menurutnya, tanah retak di dua desa tersebut dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan serta tanah longsor berskala besar di belakang perkampungan warga.

"Di belakang itu ada lahan Perhutani yang longsor besar, sehingga hal itu menarik tanah yang ada di perkampungan, sehingga banyak yang retak-retak," imbuhnya.

Heru menambahkan, untuk proses penanganan sementara, pemerintah mengupayakan perlindungan bagi seluruh warga yang terdampak dengan menyiapkan lokasi pengungsian. Selain pihaknya juga membekali bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari.

"Ini kami laporkan ke Pak Bupati dan dinas teknis, hadapannya nanti akan ada proses penelitian dari ahli geologi, agar kondisi lahan di situ masih aman atau tidak. Jika memang aman, konstruksi seperti apa yang disarankan," jelasnya. 

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …