Banjir di Malang Surut, Lebih dari 600 KK Terdampak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Banjir akibat luapan Sungai Panguluran yang menggenangi wilayah Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang mulai surut. Selasa (18/10) pagi , warga dibantu TNI, polri, PMI, BPBD dan relawan mulai bergerak membersihkan material sisa banjir.

Camat Sumbermanjing Wetan, Sujarwo Wijaya Adi mengatakan, mulai pagi ini tim gabungan akan membantu warga membersihkan material lumpur yang terbawa banjir. Selain itu, tim juga mendistribusikan makanan jadi dari dapur umum kepada warga terdampak.

"Pagi ini penanganan difokuskan membantu warga membersihkan material banjir. Karena kondisi air sudah surut," jelas Sujarwo, Selasa (18/10/2022).

BPBD Kabupaten Malang mencatat, ada empat desa terdampak hujan deras dengan intensitas tinggi pada kemarin, yakni Desa Sitiarjo, Desa Tambakrejo, Desa Tambakasri, dan Desa Kedungbanteng.

Terparah adalah Desa Sitiarjo, berdasarkan data posko penanganan banjir Sitiarjo, jumlah warga terdampak sebanyak 622 Kepala Keluarga (KK) atau 1.663 jiwa, yang terdiri dari 799 laki-laki, 825 perempuan, 171 lansia, 54 balita, 4 ibu hamil, dan satu penyandang disabilitas.

Kepala BPBD Kabupaten Malang Nur Fuad Fauzi mengatakan normalisasi sungai dengan mengangkat sendimen yang mengurangi volume aliran sungai, diyakini mampu meminimalisir ancaman banjir di Desa Sitiarjo ketika intensitas hujan tinggi.

"Dengan normalisasi bisa mengurangi sedimen sungai. Sehingga, debit air masih dapat ditampung aliran sungai," ujar Fuad.

Selain normalisasi, kata Fuad, pembuatan sudetan di aliran Sungai Panguluran juga dapat dilakukan untuk mengurangi debit. Rencana itu sempat mengemuka pascabanjir besar di tahun 2017. Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda realisasi pembuatan sudetan tersebut.

"Dulu juga pernah ada rencana membuat sudetan di Desa Kedungbanteng. Agar dapat mengurangi debit air sungai yang mengalir ke wilayah Sitiarjo. Tapi belum juga direalisasikan, sudetan dibuat langsung menuju pantai selatan," terangnya.

Sementara itu, Bupati Malang M Sanusi memastikan ketersediaan stok makanan dan minuman, peralatan kebencanaan dan pelayanan kesehatan pada puskesmas setempat. Bupati juga datang untuk menyerahkan bantuan mi instan untuk warga terdampak banjir.

Dapur umum disiapkan di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Sumbermanjing Wetan. Kapasitas dapur umum tersebut cukup besar, bisa menyiapkan sekitar 800 paket makanan dalam satu kali persiapan. Lokasi itu juga disiapkan sebagai tempat pengungsian warga jika dibutuhkan.

Banjir yang terjadi di wilayah tersebut disebabkan adanya hujan dengan intensitas tinggi, ditambah pasang air laut. Hujan intensitas tinggi menyebabkan muka air di Sungai Desa Kedung Banteng tercatat mengalami kenaikan hingga empat meter.

Kenaikan tinggi muka air tersebut, juga menyebabkan hilir pada Sungai Panguluran Dusun Krajan Tengah, Desa Sitiarjo meluap dan menyebabkan banjir di wilayah tersebut.

Berita Terbaru

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …

Masih Tunggu Sarana dari Pusat, 159 KDKMP di Ponorogo Belum Beroperasi

Masih Tunggu Sarana dari Pusat, 159 KDKMP di Ponorogo Belum Beroperasi

Rabu, 15 Jul 2026 15:46 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sejumlah ratusan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo rampung di bangun, namun Pemerintah…