SURABAYAPAGI, Surabaya - Mengonsumsi sayur beraneka warna dianjurkan dalam penerapan diet sehat. Salah satu jenis yang direkomendasikan adalah sayuran berwarna ungu.
Menurut United States Department of Agriculture (USDA), sayuran yang berwarna ungu banyak mengandung antosianin. Antosianin adalah antioksidan yang bermanfaat mencegah penyumbatan maupun kerusakan pembuluh darah.
Selain itu, kandungan gizi atau nutrisi dari sayuran berwarna ungu lebih kaya dan bervariasi daripada sayuran hijau. Misalnya, kubis ungu dikenal memiliki 36 jenis antioksidan berbeda dan memiliki 6-8 kali vitamin C lebih banyak daripada kubis hijau.
Salah satu manfaat sayuran berwarna ungu adalah mencegah penyakit lambung. Sebuah penelitian menemukan bahwa antosianin membantu mengurangi pembentukan tukak lambung.
Para peneliti meyakini antosianin mencegah oksidasi dan meningkatkan aktivitas antioksidan penting yang ada di dalam tubuh, seperti glutathione. Kandungan ini dianggap dapat melindungi lambung dan mengurangi risiko luka pada lambung yang bisa menimbulkan keluhan, berupa nyeri ulu hati.
Antosianin membantu mengurangi peradangan kronis. Peradangan kronis adalah salah satu penyebab utama dari penyakit Alzheimer, penyakit jantung, asma, alergi, radang sendi, obesitas, dan diabetes tipe 2.
Kandungan senyawa antiperadangan pada sayuran berwarna ungu diduga dapat membantu mencegah dan mengatasi reaksi peradangan yang mungkin ditimbulkan di dalam tubuh.
Antosianin dalam sayuran ungu diduga dapat melindungi kemampuan ingatan. Menurut penelitian yang diterbitkan Archives of Pharmacal Research, manfaat antosianin dapat membantu mencegah penurunan sistem saraf akibat pertambahan usia. Pada gilirannya, manfaat ini baik untuk melindungi kemampuan ingatan kamu.
Terong adalah sayuran berwarna ungu yang kaya antioksidan. Sebuah studi yang dimuat Phytotherapy Research, mengungkapkan bahwa terong mengandung banyak antioksidan flavonoid.
Antioksidan adalah salah satu komponen penting di dalam tubuh yang berperan melawan radikal bebas. Memiliki cukup kadar antioksidan, bisa membantu mengurangi risiko mengidap penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.hlt/syr
Editor : Mariana Setiawati