Dokter: Penderita Diabetes Melitus Rentan Alami Kebutaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pasien diabetes melitus dapat berisiko mengalami diabetik makular edema (DME) atau penyakit yang mengakibatkan gangguan pada organ penglihatan.

Jika DME terdiagnosa secara dini, kondisi “kehilangan penglihatan” pada pasien dapat diminimalkan dan berpotensi untuk dipulihkan.

Dokter Ari Djatikusumo SpM(K) Ketua II Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Pusat mengatakan pasien perlu melakukan tindakan pencegahan agar tidak mengalami komplikasi pada matanya. Penting untuk mendapatkan pengobatan sedini mungkin. 

“Diabetes melitus merupakan penyakit yang berpotensi menyerang multiorgan, salah satunya mata, risikonya mengenai sekitar 20-40 persen pada penderita diabetes melitus,” kata dr Ari dalam acara bersama Bayer, disimak beberapa waktu lalu.

Hampir seperempat dari gangguan penglihatan ini cukup berat. Tentu saja gangguan penglihatan bisa membuat aktivitas tidak nyaman dan mengganggu produktivitas.

Hal yang yang penting diingat adalah sebisa mungkin jangan menderita diabetes melitus. Tetapi jika sudah terdiagnosa, sebaiknya segera melakukan skrining mata.

“Periksakan segera, apabila memerlukan terapi, segera mengikuti anjuran tersebut sesuai protokol yang sudah ada,” lanjut dia.

DME masih menjadi penyakit yang menjadi beban masyarakat. Secara global, diprediksi sekitar 93 juta orang terdampak diabetik retinopati dan 21 juta diantaranya menderita DME4. 

Di Indonesia, diprediksi terdapat sekitar 28,6 juta penderita diabetes. Di antara pasien DM di Indonesia tersebut diprediksi sekitar 5,5 persen akan menderita DME.

Hal ini tentu menjelaskan perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pasien DME, agar senantiasa memilih pengobatan yang tepat.hlt/dbt

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …