SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Blitar yang menimbulkan banjir di wilayah Kabupaten Blitar, khususnya wilayah Blitar Selatan yang mengakibatkan kerusakan.
Selain menyebabkan kerusakan, banjir juga menyebabkan truk pengangkut tebu hanyut oleh derasnya air bah (banjir) yang terjadi pada Selasa (25/10) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Tak hanya menghanyutkan truk, 5 orang yang berada di dalam truk ikut hanyut, beruntung 1 orang berhasil diselamtkan sementara 4 lainnya masih dalam pencarian.
Hingga Rabu (26/10) pagi pencarian korban hilang masih dilakukan.
Peristiwa hanyutnya 5 orang di sungai Kedung Cenit di Desa Plandirejo Kecamatan Bakung (wilayah Kab Blitar paling Selatan) Kab Blitar itu dibenarkan oleh Kapolsek Bakung Iptu Zaenal Arifin pada Surabaya Pagi lewat Kasi Humas Polres Blitar Udhiyono atas ijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK.
Menurut Iptu Udhiyono bahwa kecelakaan korban hanyut oleh banjir luapan aliran sungai ketika mobil truk pengangkut tebu dari ladang tebu melintas di jembatan Sungai Kedung Cenit dan menghanyutkan 5 penumpangnya.
"Saat truk pengangkut tebu dari ladang dengan lima penumpang termasuk sopir, sekira pukul 18.45 sesampai di Jembatan Sungai Kedung Cenit, aliran sungai deras dan banjir meluap, dan truk akhirnya terserèt arus sungai, termasuk lima penumpangnya, untuk satu orang terselamatkan, yang lainya (4 orang) masih dalam pencarian sejak semalam," kata Iptu Udhiyono.
Sedang nama nama korban yang terbawa arus banjir sungai yakni Pendik (32) warga dusun Sumbermanggis desa Sumberurip Kec Doko Kab Blitar (korban selamat).
Sedang korban yang belum ditemukan: Andik (21) alamat Ds. Sumberurip Kec. Doko Kab. Blitar; Yopi, (23) alamat Ds. Sumberurip Kec. Doko Kab. Blitar; Riyanto (55) (kernet truck) warga dusun Sumbersari RT 05/RW 03 Desa Tumpakoyot Kec. Bakung Kab. Blitar dan Obet (18) (sopir truck) alamat dsn. Sumbersari RT 05 RW 03 Desa Tumpakoyot Kec. Bakung Kab. Blitar.
Korban Pendik (selamat) saat ini ditampung di Balai Desa Tumpakoyot Kec Bakung.
"Sampai saat ini masih dilakukan pencarian korban setelah sejak semalam dilakukan pencarian, karena cuaca hujan deras dan gelap, sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan evakuasi saat itu (malam hari)," tambah Iptu Udhiyono. Les
Editor : Moch Ilham