Dokter: Berhubungan Intim Usia Dini Picu Kanker Serviks

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berhubungan seksual usia kurang dari 20 tahun dapat memicu kanker serviks.
Berhubungan seksual usia kurang dari 20 tahun dapat memicu kanker serviks.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dr Nadia Ayu Mulansari SpPD-KHOM mengingatkan bahaya berhubungan intim pada usia kurang dari 20 tahun. Ia menyebut hal tersebut dapat memicu kanker serviks, yakni kanker pada leher rahim.

"Yang paling sering menyebabkan infeksi HPV adalah berhubungan seksual usia kurang dari 20 tahun atau berhubungan seksual usia dini," ujar dr Nadia.

Dr Nadia menjelaskan faktor risiko utama yang menyebabkan kanker serviks adalah infeksi human papillomavirus (HPV). HPV dapat ditularkan jika terjadi kontak kulit ke kulit di area genital.

Agar terhindar dari kanker serviks, dr Nadia menyarankan untuk menghindari infeksi HPV. Caranya ialah dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan terkena infeksi HPV.

Risiko kanker serviks meningkat pada eksposur yang panjang dan dini pada epitel atau pada lapisan sel rahim yang masih sangat muda. Selain itu, berhubungan seksual dengan banyak pasangan juga meningkatkan risiko terkena infeksi HPV.

"Eksposur dari HPV yang berbeda-beda dari setiap orang bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks," ujarnya.

Paparan dari banyak pasangan intim itu menjadi salah satu risiko terjadinya infeksi HPV yang berulang dan ujungnya menjadi kanker serviks. Penularan virus HPV ini tidak hanya melalui hubungan seksual yang biasa tapi juga melalui hubungan seksual oral.

"Ini yang harus dihindarkan," kata dr Nadia.

Di sisi lain, dr Nadia mengungkapkan virus HPV tidak bisa menular melalui kolam renang maupun toilet umum. Sebab, bila keluar dari inangnya, virus akan mati.

Risiko kanker serviks tinggi juga terjadi pada perempuan yang memiliki riwayat kehamilan lebih dari tiga kali. Menurut dr Nadia, pada perempuan dengan anak lebih dari tiga diasumsikan sudah berhubungan seksual lama, maka eksposur terhadap HPV lebih besar.

Cara lain untuk terhindar dari terinfeksi virus HPV adalah dengan vaksinasi. Pemberian vaksin HPV bisa dilakukan sejak anak perempuan berusia sembilan tahun.

"Ini bisa mengurangi risiko dari kanker serviks ditambah dengan tidak merokok, berolahraga , dan bergaya hidup sehat, kata dr Nadia.hlt/srv

Berita Terbaru

Tekan Risiko Pergaulan Menyimpang, Kemenag Trenggalek Sigap Upayakan Literasi Gender

Tekan Risiko Pergaulan Menyimpang, Kemenag Trenggalek Sigap Upayakan Literasi Gender

Senin, 06 Apr 2026 13:26 WIB

Senin, 06 Apr 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka menekan pergaulan bebas yang menyimpang bagi remaja, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek…

Maraknya Kebijakan WFH, Pemkab Tulungagung Tetap Terapkan Wajib Masuk Kantor

Maraknya Kebijakan WFH, Pemkab Tulungagung Tetap Terapkan Wajib Masuk Kantor

Senin, 06 Apr 2026 13:24 WIB

Senin, 06 Apr 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat terkait pelaksanaan Work From Home (WFH) untuk menghemat BBM imbas perang antara…

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur juga diresahkan dengan adanya videotron (iklan) promosi film horor…

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…