Studi: Kebiasaan Tidur Bisa Jadi Prediktor Kematian Seseorang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tinjauan studi terkini mengungkap kaitan antara kebiasaan tidur seseorang dengan kapan dia akan meninggal dunia. Menurut temuan tersebut, kebiasaan tidur bisa menjadi prediktor terkuat kematian.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Digital Medicine itu meninjau 12 ribu studi yang menyelidiki karakteristik individu saat tidur. Itu termasuk gerakan dagu dan kaki, pernapasan, serta d etak jantung.

Para ilmuwan mengembangkan sistem menggunakan pembelajaran mesin untuk memprediksi "usia tidur" seseorang. Mereka mengidentifikasi variasi tidur yang paling erat kaitannya dengan kematian.

Usia tidur, kata mereka, adalah perkiraan usia seseorang berdasarkan karakteristik tidur yang terkait dengan kesehatannya. Penelitian sebelumnya telah mendokumentasikan bahwa tidur adalah salah satu hal yang kerap terkendala banyak gangguan.

Tim peneliti memberikan contoh pasien dengan penyakit Parkinson. Dalam kebanyakan kasus pasien, cenderung mengalami gangguan tidur sekitar lima hingga 10 tahun sebelum gejala lain muncul.

Menilai fitur yang berbeda dari tidur individu, studi baru menemukan bahwa fragmentasi tidur adalah "prediktor terkuat" kematian. Fragmentasi tidur merupakan kondisi ketika seseorang terjaga sejenak beberapa kali di malam hari tanpa mengingatnya.

Menurut analisis para peneliti dalam studi, gangguan tidur semacam itu berbeda dengan kondisi ketika seseorang menyadari bahwa mereka terjaga. Kondisi pembanding biasa dilaporkan pada pengidap gangguan tidur seperti insomnia dan sleep apnea.

Menggunakan perbedaan antara usia kronologis seseorang dan usia tidurnya, para peneliti kemudian memprediksi kematian mereka. Itu berdasarkan asumsi bahwa usia tidur yang lebih tua merupakan indikator masalah kesehatan.

Usia tidur yang lebih tinggi sebagian besar tercermin dalam "peningkatan fragmentasi tidur" yang bisa dijadikan penanda kesehatan. Namun, para ilmuwan belum mengetahui bagaimana fragmentasi tidur bisa terkait dengan risiko kematian.

"Menentukan mengapa fragmentasi tidur sangat merugikan kesehatan adalah sesuatu yang kami rencanakan untuk dipelajari di masa depan," ujar salah satu peneliti, Emmanuel Mignot dari Stanford University, seperti dikutip dari laman Independent, Jumat (9/9/2022).

Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan 2026, Pemkab Lamongan Jaga LTT dan Irigasi

Antisipasi Kekeringan 2026, Pemkab Lamongan Jaga LTT dan Irigasi

Rabu, 22 Apr 2026 13:08 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com,  Lamongan - Memasuki musim kemarau pasti tidak jauh dari kondisi kekeringan hingga banyak meresahkan warga terkait krisis air hingga masalah …

Percepat Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Malang Bakal Targetkan 30 Persen

Percepat Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Malang Bakal Targetkan 30 Persen

Rabu, 22 Apr 2026 13:07 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya dalam percepatan untuk pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Pemerintah Kota (Pemkot) telah menargetkan 30 perrsen.…

Karyawan Koperasi di Gresik Dikeroyok Rekan Kerja, Diduga Terkait Tuduhan Kebocoran Data Nasabah

Karyawan Koperasi di Gresik Dikeroyok Rekan Kerja, Diduga Terkait Tuduhan Kebocoran Data Nasabah

Rabu, 22 Apr 2026 12:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Seorang karyawan koperasi berinisial F menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh kepala cabang bersama dua rekan k…

Stok LPG 12 Kg di Kota Malang Langka, Harga Tembus Rp218.500 per Tabung

Stok LPG 12 Kg di Kota Malang Langka, Harga Tembus Rp218.500 per Tabung

Rabu, 22 Apr 2026 12:00 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com,  Malang - Beberapa minggu-minggu ini pasca langka nya tabung gas LPG melon 3 Kilogram (Kg), kini stok untuk tabung gas LPG ukuran 12 kg juga …

Hari Kartini 2026, PLN UID Jatim Gelar Edukasi Listrik dan Program Pemberdayaan Perempuan

Hari Kartini 2026, PLN UID Jatim Gelar Edukasi Listrik dan Program Pemberdayaan Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 11:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 11:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 dimanfaatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur sebagai momentum untuk memperkuat…

Dinkes Blitar Terus Galakkan Edukasi, Tren Angka Kematian Ibu-Anak Turun

Dinkes Blitar Terus Galakkan Edukasi, Tren Angka Kematian Ibu-Anak Turun

Rabu, 22 Apr 2026 11:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat terus menggalakkan edukasi untuk memperhatikan …