Dokter: Pentingnya Jaga Daya Imun Hadapi Varian Baru XBB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

 

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dokter spesialis paru Agus Dwi Susanto Sp.P(K) mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga imunitas di masa pandemi COVID-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

"Secara umum yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan imunitas adalah dengan pola hidup sehat seperti istirahat cukup, makan bergizi, minum cukup, olah raga, serta tidak konsumsi rokok maupun alkohol," kata Agus Dwi Susanto, Kamis (27/10).

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) itu mengatakan selain menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, masyarakat juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan melengkapi diri dengan vaksinasi.

"Terutama di tengah kemunculan COVID-19 subvarian XBB maka sangat penting menjaga daya tahan tubuh, ditambah disiplin prokes dan vaksinasi," katanya.

Agus Dwi Susanto menambahkan, gejala COVID-19 subvarian XBB secara umum tidak berbeda dengan gejala COVID-19 varian Omicron. "Gejalanya seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, pilek, sakit kepala, lemas dan pada beberapa orang bisa disertai keluhan sesak napas," katanya.

Meskipun demikian, kata dia, hingga saat ini belum ada bukti bahwa COVID-19 subvarian XBB dapat menimbulkan penyakit yang lebih parah.

"Kendati demikian, secara umum varian Omicron maupun subvarian XBB tetap perlu diwaspadai dengan cara memperkuat prokes dan vaksinasi, terutama bagi mereka yang memiliki komorbid karena dikhawatirkan bisa memiliki gejala yang lebih berat sehingga harus waspada," katanya.

Sementara itu, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa per tanggal 23 Oktober 2022, jumlah penambahan kasus positif dalam satu minggu di tingkat dunia mencapai 2,98 juta.

"Kemunculan COVID-19 subvarian XBB di beberapa negara di dunia diprediksi akan menjadi subvarian penyebab kembalinya lonjakan kasus," katanya.

Berbagai ahli di Amerika Serikat maupun WHO, kata Wiku, menyebutkan bahwa subvarian XBB bisa memicu lonjakan kasus di akhir tahun dan puncaknya di bulan Januari 2023, namun belum ada bukti bahwa subvarian ini lebih berbahaya secara klinis dari varian atau subvarian sebelumnya.

"Pada beberapa negara, kasus varian XBB juga dilaporkan bergejala ringan dan lebih cepat untuk pulih," katanya.hlt/cvd

Berita Terbaru

Heboh! Monyet Besar Bebas Berkeliaran di Pemukiman Jalan Cimanuk Kota Malang

Heboh! Monyet Besar Bebas Berkeliaran di Pemukiman Jalan Cimanuk Kota Malang

Minggu, 18 Okt 2026 13:36 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Warga di kawasan Jalan Cimanuk, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dibuat geger usai adanya kemunculans seekor…

Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru

Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru

Minggu, 18 Okt 2026 13:25 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai bagian dari upaya penanganan aliran sungai dan pengurangan risiko bencana di Kabupaten Lumajang yang memiliki potensi…

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Di tengah musim kemarau ini, terdapat sejumlah kasus meninggal dunia akibat DBD karena telat mendapat layanan kesehatan, salah…

Fenomena Antrean Panjang di SPBU, Pemkab Lumajang Pastikan Distribusi BBM Lancar

Fenomena Antrean Panjang di SPBU, Pemkab Lumajang Pastikan Distribusi BBM Lancar

Minggu, 18 Okt 2026 12:21 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Meskipun marak fenomena antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bahkan juga di Kabupaten Lumajang,…

Imbas Kebakaran Hutan, Dishut: Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Sementara

Imbas Kebakaran Hutan, Dishut: Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Sementara

Minggu, 18 Okt 2026 12:11 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti imbas kebakaran hutan Gunung Arjuno-Welirang yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, kini…

Pemkot Tertibkan Jaringan Utilitas Tak Berizin di 224 Ruas Jalan Surabaya

Pemkot Tertibkan Jaringan Utilitas Tak Berizin di 224 Ruas Jalan Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 11:52 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya tindak lanjut atas permohonan bantuan penertiban dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya,…