ANALISA BERITA

Soal Presiden dari Jawa, Bukan untuk Dipolitisasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Endang Tirtana, Direktur Indonesia Watch For Democracy (IWD)
Endang Tirtana, Direktur Indonesia Watch For Democracy (IWD)

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Menteri BUMN Erick Thohir berbicara peluang presiden Indonesia setelah kepemimpinan Joko Widodo (Widodo).

Menurut Erick, presiden yang nantinya terpilih pasti orang Jawa.  Pendapat senada pernah diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjitan.

Saya menilai pernyataan Erick dan Luhut merupakan realita politik. Sehingga pihak yang mempolitisir pernyataan tersebut malah menumbuhkan bibit polarisasi di Indonesia.

Upaya untuk mengubah paradigma Jawasentris telah dilakukan Jokowi dengan membangun Indonesiasentris. 

Diharapkan penyebaran pertumbuhan ekonomi ke luar Jawa hingga daerah perbatasan, pinggiran, dan pulau-pulau terluar.

Tidak menutup kemungkinan kita akan memiliki banyak tokoh dari semua kalangan. Seperti dulu saat pendiri bangsa berkumpul untuk menyatakan sumpah bahwa kita adalah satu bangsa, satu tanah air, dan memiliki bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia

Selama ini elite politik selalu menggunakan konsep politik aliran yang mengombinasikan tokoh nasionalis (aristokrasi jawa) dengan Islam (saudagar/islamic entrepeneur).

Kombinasi tersebut dianggap sebagai gagasan ideal pemimpin Indonesia. Dengan mengasumsikan bahwa jumlah pemilih terbesar terkonsentrasi di Pulau Jawa. Padahal tidak berarti bahwa pemimpin hanya lahir dari Jawa.

Banyak tokoh juga berdarah campuran. Sebagai contoh Soekarno yang ibunya berasal dari Bali. Kemudian M Hatta yang berasal dari Minang.

Megawati dari Minang, Habibie orang Pare Pare, Gus Dur ada keturunan Tionghoa. Di DKI yang merupakan ibu kota negara pernah dipimpin keturunan Ahok yang merupakan keturunan Tionghoa dan Anies Baswedan dari Arab.

(Lewat pernyataan resmi yang dikutip dari laman Media Indonesia, Minggu (30 Oktober 2022).

Berita Terbaru

Hardiknas 2026, Bupati Gus Fawait Kurangi Kemiskinan Lewat Pendidikan

Hardiknas 2026, Bupati Gus Fawait Kurangi Kemiskinan Lewat Pendidikan

Selasa, 05 Mei 2026 06:20 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:20 WIB

SURABAYAPAGI : Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Jember digelar dengan cara berbeda. Bupati Jember, Gus Fawait, memilih …

Pelepasan Jamaah Haji Jember 2026, Bupati Gus Fawait Tekankan Ibadah dan Kesehatan

Pelepasan Jamaah Haji Jember 2026, Bupati Gus Fawait Tekankan Ibadah dan Kesehatan

Selasa, 05 Mei 2026 06:15 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:15 WIB

SURABAYAPAGI : Pemerintah Kabupaten Jember menggelar pelepasan dan doa bersama bagi 2.956 calon jamaah haji tahun 2026 di Balai Serba Guna Kaliwates, Senin …

Pasar Tradisional Naik Kelas, Wakil DPRD Surabaya Minta PD Pasar Lakukan Rebranding Total

Pasar Tradisional Naik Kelas, Wakil DPRD Surabaya Minta PD Pasar Lakukan Rebranding Total

Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB

Surabaya Pagi – Upaya memaksimakan pergergerakan ekonomi kota Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya berkomintmen  membenahi pasar tradisional dengan program re…

Polres Jember Periksa Penyelewengan BBM Subsidi

Polres Jember Periksa Penyelewengan BBM Subsidi

Selasa, 05 Mei 2026 05:55 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Kepolisian Resor (Polres) Jember melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi …

Polda jatim musnahkan 22kilo kokain temuan Sumenep

Polda jatim musnahkan 22kilo kokain temuan Sumenep

Selasa, 05 Mei 2026 05:50 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI : Kepolisian Daerah Jawa Timur memusnahkan narkotika jenis kokain seberat 22,22 kilogram yang ditemukan di wilayah pesisir Kabupaten Sumenep, …

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

SURABAYAPAGI : Amien Rais menyoroti kedekatan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto. Amien menilai kedekatan tersebut…