Rancangan APBD 2023 Kota Pasuruan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana rapat paripurna APBD 2023 di DPRD Kota Pasuruan membahas proyeksi anggaran Kota Pasuruan tahun 2023.
Suasana rapat paripurna APBD 2023 di DPRD Kota Pasuruan membahas proyeksi anggaran Kota Pasuruan tahun 2023.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pendapatan daerah Kota Pasuruan pada 2023 mendatang bakal meningkat sekitar Rp 67,7 miliar. Proyeksi kenaikan tersebut disampaikan Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf saat membacakan pengantar nota keuangan R-APBD 2023 dalam paripurna di DPRD Kota Pasuruan, Rabu (02/11/2022)

Gus Ipul menyebutkan, pendapatan daerah pada R-APBD 2023 diproyeksikan mencapai Rp 899.633.737.382. Disampaikan pula tentang alokasi pendapatan dari transfer pusat sesuai dengan Surat Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan mengenai Penyampaian Rincian Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2023.

”Sedangkan sumber pembiayaan yang berasal dari pendapatan asli daerah dan lain-lain pendapatan daerah telah dihitung secara terukur dan logis. Sesuai potensi yang ada di Kota Pasuruan serta sumber penerimaan lainnya,” ujarnya.

Data menyebutkan, anggaran belanja daerah pada 2023 diproyeksikan mencapai Rp 1.127.433.521.831. Alokasi belanja daerah juga diproyeksikan naik Rp 70,6 miliar. Anggaran tersebut didominasi belanja operasi yang dianggarkan senilai Rp 922 miliar. Penggunaannya meliputi belanja pegawai, gaji, dan tunjangan ASN, tambahan penghasilan ASN, gaji, serta tunjangan anggota DPRD dan kepala daerah.

Selain itu, belanja barang jasa dianggarkan Rp 441,4 miliar, belanja hibah Rp 42 miliar, belanja bantuan sosial Rp 19,5 miliar dan belanja tidak terduga Rp 8 miliar. Belanja tidak terduga itu, lanjut Gus Ipul, merupakan alokasi belanja untuk kebutuhan yang sifatnya tidak dapat direncanakan seperti adanya bencana alam, bencana sosial. Belanja tidak terduga juga digunakan untuk kebutuhan yang tidak biasa, tidak berulang atau tidak diharapkan berulang.

”Seperti kondisi saat ini, yaitu untuk penanganan pandemi Covid-19,” kata Gus Ipul.

Lebih lanjut Gus Ipul menyampaikan bahwa dalam menyusun APBD, pengeluaran daerah yang dianggarkan harus sesuai dengan kepastian tersedianya dana dari penerimaan daerah. Dia memastikan pengeluaran daerah pada R-APBD 2023 sudah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Baik yang bersumber dari pendapatan daerah maupun penerimaan pembiayaan daerah.

Kendati demikian, dia mengakui bahwa berdasar perbandingan anggaran pendapatan dengan anggaran belanja R-APBD 2023, terjadi defisit. Nilainya sekitar Rp 227,7 miliar. Pemerintah menggantungkan dua sumber penerimaan untuk menutup defisit anggaran tersebut.

”Diproyeksikan dari sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun sebelumnya sebesar Rp 200.349.784.449 dan pencairan dana cadangan sebesar Rp 27.450.000.000,” jelasnya. ris

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…