Bangkalan Diprediksi Alami Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Begini Penjelasannya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi menanam padi.
Foto ilustrasi menanam padi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Memasuki awal musim tanam padi November ini, para petani di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terancam mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi. Potensi kelangkaan pupuk ini diutarakan Anggota Komisi B DPRD Bangkalan, Abdul Aziz.

Ada dua alasan yang membuat Politikus PPP ini khawatir akan terjadinya kelangkaan pupuk. Pertama, dari sidak ke gudang pupuk penyangga Kecamatan Socah, Aziz mendapati stok pupuk bersubsidi seperti urea di sana kosong. Sementara jenis NPK Ponska hanya tersisa 400 ton.

Keduanya, karena dia mendapat data bahwa Tahun ini Dinas Pertanian Jawa Timur mengurangi jatah pupuk bersubsidi untuk Bangkalan.

"Ini tidak hanya terjadi di Socah, tapi di hampir semua kecamatan," katanya.

Tahun lalu, jatah pupuk bersubsidi jenis urea untuk Bangkalan sebanyak 22 ribu ton. Tahun ini turun 4 ribu ton menjadi kurang lebih 15.600 ton. Sementara, pupuk NPK ponska dari semula 13 ribu ton, kini hanya dijatah 5.300 ton saja.

Menurut Aziz, khusus untuk ponska, mestinya Dinas Pertanian Jawa Timur, jangan sampai mengurangi lebih dari 50 persen.

Sebab, sejak Pemerintah mencabut subsidi tiga jenis pupuk yaitu SP36, Organik dan ZA pada 2021. membuat banyak petani beralih ke pupuk subsidi khususnya ponska.

"Mestinya pemprov menambah jatah pupuk ponska, bukan malah mengurangi," kata dia.

Aziz menduga pengurangan jatah pupuk bersubsidi ini karena tahun lalu daya serap rendah. Menurut Aziz, daya serap rendah terjadi justru karena keterlambatan pengiriman dari pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik.

"Apa yang terjadi tahun lalu tidak bisa dijadikan alasan, karena problemnya bukan di petani, tapi dari pabrik yang terlambat dalam pengiriman," ujar dia.

Sebab itu, Aziz berharap pemerintah Kabupaten Bangkalan segera mencari solusi agar pengurangan jatah pupuk dibatalkan. Ia khawatir, jika masalah ini tak segera diatasi dan krisis pupuk terjadi, maka program swasembada yang dicanangkan pemerintah Bangkalan jauh dari kata terealisasi.

Menanggapi hal itu, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan holtikultura Kabupaten Bangkalan memastikan stok pupuk untuk masa tanam periode Oktober - Desember tidak akan mengalami kelangkaan.

Kepala Dispertapahorbun Puguh Santoso mengatakan, kuota pupuk untuk Bangkalan masih aman. Sebab realokasi penyaluran pupuk dari provinsi sekitar 15.300 Ton.

"Awalnya memang kuota sebanyak 22.000 ton, tapi pemerintah provinsi merealokasi menjadi sekitar 15.000 Ton," katanya Jum'at (03/11/2022).

Meskipun begitu, realokasi kuota menjadi sekitar 15.000 tersebut tidak akan membuat pupuk di Bangkalan langka, apalagi kata Puguh, Pihaknya kembali meminta tambahan kuota pupuk menjadi 18.500 ton.

"Surat permintaan sudah kami kirim, kalau nanti disetujui oleh Provinsi, insyaallah stok pupuk kota aman," tambahnya. wah

Berita Terbaru

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Iflahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama d…

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - menjelang musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut penyelesaian lima rumah pompa baru, yang ditargetkan mulai…

Pemkot Surabaya Tanam 4.100 Bibit Cabai, Tekan Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun

Pemkot Surabaya Tanam 4.100 Bibit Cabai, Tekan Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun

Senin, 02 Nov 2026 15:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat, menggerakkan masyarakat, kelompok…

Dukung Kesetaraan Gender, Perempuan Bakal Banyak Isi Jabatan Eselon II dan III di Pemkab Ponorogo

Dukung Kesetaraan Gender, Perempuan Bakal Banyak Isi Jabatan Eselon II dan III di Pemkab Ponorogo

Senin, 02 Nov 2026 15:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita berencana memperbesar keterwakilan perempuan dalam jabatan strategis di lingkungan Pemerintah K…