Polres Gresik Tetap Tak Mengizinkan Konser Denny Caknan Digelar di Wisata Setigi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasat Intelkam Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono. SP/Grs
Kasat Intelkam Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono menegaskan bahwa pihaknya tetap tidak mengeluarkan izin keramaian untuk penyelenggaraan konser Ambyar Party Denny Caknan and Andreas yang rencananya akan digelar pada 10 November 2022 di kawasan Wisata Alam Setigi, Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Penegasan itu disampaikan AKP Nurdianto untuk menjawab surat permohonan izin ulang dari pihak panitia konser. Pengajuan ulang surat permohonan merupakan hasil rapat koordinasi (rakor) tingkat Forkopimca Ujungpangkah yang ikut dihadiri panitia konser dan Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim, bertempat di Kantor Kecamatan Ujungpangkah pada Rabu (2/11).

Dari hasil rakor disimpulkan bahwa panitia konser memutuskan tidak lagi akan menjual tiket sebanyak 3.000 lembar melainkan hanya separuhnya, yakni 1.500 lembar.

Begitu juga dengan tenggang waktu konser, jika sebelumnya dijadwalkan sampai pukul 23.00 menjadi maju pukul 20.00 Wib.

"Kami sudah mengalah, tapi belum ada izin," ucap Kades Abdul Halim usai mengikuti rakor.

Menurut Kasat Intelkam AKP Nurdianto Eko Wartono, pihaknya tidak akan mengubah keputusan awal yang tidak mengizinkan konser Denny Caknan and Andreas untuk digelar di kawasan Wisata Setigi pada malam hari.

"Tetap tidak bisa. Kita sesuai surat (keputusan) awal saja," jawabnya tegas melalui pesan WhatsApp, Kamis (3/11).

Sejatinya Kasat Intelkam Polres Gresik berharap ada solusi dari hasil rakor di kantor Kecamatan Ujungpangkah kemarin.

"Pada rakor kemarin saya berharap ada solusi. Namun mas, tidak berubah," ungkap AKP Nurdianto.

Sebelumnya, pihak polres memberi toleransi konser Ambyar Party Denny Caknan and Andreas tetap bisa digelar asal waktunya dirubah dari malam hari ke siang hari.

Pertimbangan untuk mengubah waktu pertunjukan ini hanya semata pada tingkat keamanan dan kerawanan di wilayah Gresik Utara.

Namun pemberian toleransi dari aparat penegak hukum itu tak diindahkan oleh pihak panitia konser dan Kades Sekapuk Abdul Halim.

Mereka bersikukuh akan menggelar konser Denny Caknan sampai malam hari.

Bila izin dari kepolisian tetap juga tidak diberikan, Kades Abdul Halim menyatakan akan tetap menggelar konser Denny Caknan di Setigi dengan cara mengurangi jumlah pengunjung di bawah 1.000 orang.

Karena dengan hanya dihadiri pengunjung di bawah 1.000 orang, maka menurut Kades Halim tidak perlu lagi ada izin dari pihak kepolisian.

Izinnya cukup dikeluarkan oleh kepala desa atau lurah setempat. Pendapat Kades Sekapuk tersebut didasarkan pada Petunjuk Lapangan (Juklap) Kapolri No. Pol/ 02/ XII/ 95 tentang perijinan dan pemberitahuan kegiatan masyarakat disebutkan, bila izin keramaian kurang dari seribu orang, maka itu disebut izin keramaian kecil.

"Sesuai aturan, kalau izin keramaian kecil cukup dengan surat keterangan dari kelurahan setempat. Bila konser tetap dibubarkan pihak kepolisian, maka saya siap mundur dari kepala desa," tegas Kades Abdul Halim kepada awak media, Rabu (2/11). grs

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…