Dokter: Tak Dianjurkan Beli Antibiotik tanpa Resep Dokter

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Dokter spesialis anak dr. Mulya Rahma Karyanti, SpA(K) mengatakan antibiotik tidak dianjurkan untuk dibeli secara bebas tanpa resep dokter. Sebab pembelian antibiotik tanpa resep bisa mengakibatkan bakteri dalam tubuh menjadi kebal.

"Bisa menyebabkan bakteri lama mati dan tersisa bakteri yang kebal dan ini bisa bertahan hidup dan bisa menyebabkan penyakit yang lebih berat sampai mengancam nyawa," ucapnya dalam webinar mengenai Penanganan Demam pada Anak dalam rangka HUT RSCM ke 103 tahun yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (4/11).

Jadi tidak dianjurkan untuk memberikan antibiotik dengan membeli langsung di apotek, ucapnya.

Ia juga mengatakan antibiotik hanya boleh diberikan oleh dokter umum atau dokter gigi dan harus mengikuti aturan pemakaian agar efektif membunuh bakteri. Dan juga tidak dianjurkan menggunakan antibiotik yang sama sisa pemakaian karena bisa jadi penyakit yang diderita sudah berbeda.

"Cara minumnya juga harus diikuti sesuai aturan dan harus sampai habis. Jika sudah mendapat antibiotik jangan berbagi karena penyakitnya beda, belum berat badannya juga beda," ucap Mulya.

Aturan pemakaian obatnya juga harus diperhatikan. Misalkan instruksi obat diminum untuk tiga kali sehari, maka sebaiknya diberikan setiap interval delapan jam.

"Misalnya jam enam pagi, jam dua siang dan jam sepuluh malam. Karena nanti kadar obat yang lebih dari delapan jam tidak efektif membunuh bakteri, jadi tetap harus diikuti kalau pemberian tiga kali artinya dibagi dalam delapan jam, dua kali sehari diberikan dalam interval 12 jam," jelasnya.

Dokter yang praktik di RSU Bunda Margonda ini menjelaskan obat antibiotik tidak perlu selalu diberikan pada anak jika demam karena sebagian besar virus dapat sembuh dengan sendirinya.

"Sebagian besar 90 persen penyebab demam pada anak adalah virus, jadi itu dapat sembuh sendiri. Sebaiknya kalau memang dua sampai tiga hari demam tidak membaik sebaiknya berobat ke dokter," ucapnya.

Mulya mengatakan bahwa demam atau kenaikan suhu tubuh merupakan reaksi normal antibodi dalam tubuh untuk merespon infeksi bakteri maupun jamur. Ketika anak habis bermain atau berlarian, suhu tubuh juga bisa naik dan belum tentu dapat diartikan demam.

"Jadi anak-anak habis berlarian juga demam itu reaksi tubuh yang normal, tujuannya agar antibodi tubuhnya bekerja lebih optimal. Sebenarnya tidak terlalu bahaya kecuali ada riwayat kejang demam yang bisa terjadi pada anak-anak yang suhunya meningkat," ucap Mulya.hlt/ant

 

Berita Terbaru

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…