Pemkab Mojokerto Gelontor Anggaran Rp 2,3 M untuk Bansos Kenaikan BBM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Abdulloh Muhtar
Abdulloh Muhtar

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop-UKM) Kabupaten Mojokerto bakal menyalurkan bantuan sosial penanggulangan inflasi dampak kenaikan BBM total senilai Rp 2,3 miliar.

Sasaran bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut yakni usaha mikro di sektor perdagangan yang diprioritaskan untuk warung dan Pracangan/ toko kelontong di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Dari informasi yang dihimpun adapun besarnya BLT masing-masing akan menerima Rp.600 ribu.

Kepala Diskop-UKM Kabupaten Mojokerto, Abdulloh Muchtar menjelaskan Pemerintah Pusat membuat kebijakan jaring pengaman baik dari APBN maupun APBD Pemerintah Daerah guna penanggulangan dampak kenaikan BBM yang berpotensi memicu inflasi.

Kebijakan itu menginstruksikan Pemkab Mojokerto mengalokasikan sekitar dua persen atau sekitar Rp.5 miliar yang digunakan untuk penanggulangan inflasi.

"Kebetulan Dinas Koperasi Usaha Mikro dapat anggaran senilai Rp.2,3 miliar terbesar diantaranya OPD yang lain," jelasnya saat dikonfirmasi melalui seluler, Minggu (6/11/2022).

Muchtar mengatakan anggaran yang bersumber dari P-APBD 2022 tersebut akan disalurkan dalam bentuk BLT bantuan sosial.

Pemberian maupun pencairan ini mengacu Peraturan Bupati Nomor 15 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Sosial yang bersumber dari APBD.

"Kita berikan bantuan langsung tunai dalam bentuk bantuan sosial karena anggaran ini bukan BTT tapi APBD murni PAK maka kemudian harus tunduk dengan ketentuan yang mengatur hibah dan bantuan sosial," bebernya.

Menurut dia, berbeda halnya dengan BTT lantaran Bansos dari APBD memerlukan administrasi harus lengkap.

Sasaran penerima bantuan ini adalah usaha mikro perdagangan khususnya warung dan Pracangan sesuai data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) tahun 2022.

"Dari anggaran Rp.2,3 miliar itu setelah dirinci masing-masing sasaran kita beri bantuan Rp.600 ribu," ungkapnya.

Mantan Kepala DPMPTSP Kabupaten ini mengungkapkan setelah dikalkulasi nantinya bantuan sosial BLT ini akan menyasar ribuan usaha mikro dan Pracangan di wilayah Kabupaten Mojokerto.

"Kemudian setelah dihitung dengan biaya lain-lain termasuk biaya penyerahan dari pihak dari dapat mencapai sasaran sebanyak 3.534 orang yang diutamakan pedagang warung dan toko kelontong yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan," ucap Muchtar.

Masih kata Muchtar, tidak ada persyaratan khusus bagi calon penerima bansos BLT ini.

Nantinya petugas akan menggunakan data dari KUKM yang akan disurvei sebelum mendapat bansos tersebut.

"Ini (Calon penerima bantuan) berdasarkan pendataan terbaru dari Kementerian tahun 2022 yang baru selesai sekitar 72 persen khusus pendataan koperasi dan UKM," pungkasnya.

Pihaknya memahami keterbatasan anggaran sehingga bansos BLT ini tidak dapat menjangkau seluruh usaha mikro warung dan toko kelontong yang jumlahnya mencapai lebih dari 10 ribu di seluruh Kabupaten Mojokerto

"Sekali lagi memang belum bisa semuanya dapat tapi kita bagi per wilayah, desa, kelurahan sebisa mungkin ada kearifan pembagian. Kita pun tidak tahu siapa yang dapat dan siapa yang tidak dapat karena sesuai data dari Kementerian," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …