Epidemiolog: Stop Semua Obat Sirup!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Anggota Tim Pencari Fakta gagal ginjal akut Epidemiolog Pandu Riono mendesak pemerintah, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI), menyetop sementara seluruh obat sirup di tengah uji sampling cemaran etilen glikol dan dietilen glikol masih berlangsung. Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia tersebut ingin memastikan tak ada lagi korban gagal ginjal yang bakal dilaporkan.

Seperti diketahui, ada 73 obat yang dilarang BPOM terkait risiko cemaran dua zat toksik tersebut hingga Rabu pagi (9/11/2022).

"Seharusnya ini kan cara kerja kemenkes sama BPOM akan berbeda, yang ngurusin distribusi obat yang berwenang sebenarnya BPOM. Cuman hebatnya Kemenkes menginisiasi pelarangan dan tidak disebutkan nama obatnya, semua sirop obat dilarang," terang Pandu saat ditemui di Gedung MKBPKN, Rabu (9/11/2022).

 

Penawar Gagal Ginjal Akut

"Saya menganjurkan kepada semua pihak supaya menunda dulu lah, tetap tidak mengonsumsi dulu sampai benar-benar bisa dipastikan tidak ada obat yang mengandung EG melebihi ambang batas," sambung dia.

Kekhawatiran Pandu tersebut berawal dari bukti perbaikan kasus gagal ginjal akut yang membaik setelah diberikan penawar khusus zat toksik.

Sementara dr Yogi Prawira SpA (K) juga mendukung usulan serupa. Terlebih, hingga saat ini, belum diketahui persis obat mana saja yang mungkin bisa menyusul teridentifikasi cemaran EG dan DEG.

"Saya setuju dengan Pak Pandu. Jadi mitigasi ya dalam kondisi emergency seperti ini mungkin salah satunya adalah pencegahan. Kita belum tahu sediaan mana saja yang terkontaminasi, maka langkah konservatif itu lebih baik diambil," pesan dia. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Rehabilitasi Jembatan Junjung Tulungagung Ditargetkan Rampung Desember 2026

Rehabilitasi Jembatan Junjung Tulungagung Ditargetkan Rampung Desember 2026

Senin, 27 Apr 2026 11:09 WIB

Senin, 27 Apr 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti Jembatan Junjung yang berada di Desa Junjung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini Pemerintah Kabupaten…

Permudah dan Dongkrak Wisatawan, Pemkot Malang Optimalkan Becak Listrik

Permudah dan Dongkrak Wisatawan, Pemkot Malang Optimalkan Becak Listrik

Senin, 27 Apr 2026 11:02 WIB

Senin, 27 Apr 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka mendukung program Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyusun skema optimalisasi operasional…

Di Tengah Konflik Geopolitik Global, Pemkab Jember Hapus Denda Pajak hingga Juni 2026

Di Tengah Konflik Geopolitik Global, Pemkab Jember Hapus Denda Pajak hingga Juni 2026

Senin, 27 Apr 2026 10:37 WIB

Senin, 27 Apr 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu upaya meringankan beban warga di tengah konflik geopolitik global, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember…

Komitmen Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Sampang Bangun 19 Unit Rumah Layak Huni

Komitmen Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Sampang Bangun 19 Unit Rumah Layak Huni

Senin, 27 Apr 2026 10:27 WIB

Senin, 27 Apr 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Sebagai bentuk komitmennya dalam menekan angka kemiskinan sekaligus melanjutkan program dari tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten…

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Malang - Anggaran bagi kelompok rentan kerap terserap dalam kegiatan sosialisasi singkat dan seremoni tanpa keberlanjutan. Kelurahan…

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar bahagia datang dari dunia hukum di Jawa Timur. Pengacara muda yang tengah naik daun, Billy Handiwiyanto, resmi menggelar…