SURABAYAPAGI, Surabaya - Bersamaan dengan peringatan Dies Natalis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ke-62, ITS meresmikan prasasti Dana Abadi pertama di Gedung Rektorat. Dengan peresmian ini menandakan dimulainya Program Prasasti Dana Abadi di lingkungan Kampus ITS.
Wakil Ketua Panitia yang sekaligus desainer prasasti dana abadi ITS, Baroto menerangkan program prasasti ini telah diinisiasi sejak tahun 2021 lalu, dengan menyediakan 120 prasasti bagi kontributor dana abadi ITS, yang terbagi 60 prasasti di sisi kiri, dan 60 prasasti.
Prasasti Dana Abadi ITS merupakan salah satu bentuk kegiatan penggalangan dana (fundraiser) untuk penguatan Dana Abadi ITS yang berperan penting dalam mendukung ITS menuju world class university. "Prasasti Dana Abadi ITS dapat dijadikan simbol keabadian dari kegiatan amal (charity), karena nilai pokok donasi tetap bahkan bertambah, dan hanya hasilnya yang dimanfaatkan untuk kemaslahatan," terang Baroto.
"Prasasti Dana Abadi ITS yang telah memuat nama alumni, komunitas, mitra korporat, dan masyarakat umum juga sekaligus dapat difungsikan sebagai obyek swafoto," imbuhnya.
Wakil Rektor Bidang IV ITS Bambang Pramujati, menyampaikan bahwa saat ini telah terukir dan terpasang 90 Nama Prasasti Dana Abadi, yang terdiri dari: 63 Prasasti Personal, dan 12 Prasasti Korporat dan 15 Prasasti Komunitas di fasade depan Gedung Rektorat. Para Kontributor berasal dari Para Alumni ITS, Masyarakat, Orang Tua Mahasiswa, Perusahaan, ataupun pihak lainnya.
"Saat ini, total donasi dan/atau wakaf uang yang terkumpul melalui Program Prasasti Dana Abadi ITS mencapai sekitar Rp 6 Miliar. Sedangkan akumulasi donasi dana abadi ITS yang terkumpul dari berbagai program sampai hari ini mencapai hampir Rp 55 miliar, dan hasil pengembangan Rp 3 Miliar," terangnya.
"Pemanfaatan hasil pengelolaan Dana Abadi ITS sudah direalisasikan sejak Di lainnya endowment fund, dan nama lainnya lagi wakaf. Dimensi keabadian wakaf bukan hanya sampai kita meninggal, melainkan abadi sampai di akhirat,” terang Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh.
DEA dalam sambutannya.Internal ITS sendiri sudah menetapkan setiap tahun berwakaf 20 miliar rupiah atas nama seluruh keluarga besar ITS. Dalam hal ini, ITS bekerjasama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI). “Yang kita gagas ini adalah menyiapkan passive income. Jadi siapapun orang ITS itu oleh Pak Rektor sudah diwakafkan satu-satu, yang mana hasilnya digunakan untuk beasiswa,” jelas Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) tersebut.
Prasasti Dana Abadi ITS akan dipasang dan ditempatkan di lokasi strategis di lingkungan kampus ITS bagi para pihak yang telah berpartisipasi dalam donasi. Akumulasi besaran donasi untuk Satu Paket Prasasti Personal (minimal) Rp. 50.000.000,-- per-prasasti. Untuk Satu Paket Prasasti Komunitas dan/atau Prasasti Korporat (minimal) Rp. 100.000.000,-- per-prasasti. Sedangkan untuk besaran donasi di bawahnya akan diapresiasi dalam bentuk lain, seperti souvenir khas ITS, atau cendramata unik dan menarik lainnya. Alq
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB
Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…
Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB
Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…
Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB
Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB
SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…
Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB
Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB
SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…
Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB
Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB
SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…
Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB
Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB
SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…