Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga dan Pemerintah Kota Kediri, Selasa (7/4/2026). SP/ Duchan Prakasa
Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga dan Pemerintah Kota Kediri, Selasa (7/4/2026). SP/ Duchan Prakasa

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga dan Pemerintah Kota Kediri, Selasa (7/4/2026). Sekitar pukul 12.30 WIB, warga mulai membuka gerbang yang sebelumnya ditutup dan melepas banner, sehingga truk pengangkut sampah kembali bisa masuk.

Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, menyebut pembukaan ini menjadi langkah awal untuk memulihkan layanan persampahan yang sempat terganggu. “Iya, untuk sementara dibuka terlebih dahulu. Harapannya layanan sampah bisa kembali berjalan lancar seperti sebelumnya,” ujarnya.

Kesepakatan tersebut merupakan hasil mediasi antara pemerintah dan warga Kelurahan Pojok, khususnya RW 2, 3, dan 5. Indun menegaskan, pemerintah akan berupaya memenuhi aspirasi masyarakat, namun tetap mengacu pada aturan. “Yang menjadi keinginan masyarakat akan kami upayakan untuk dipenuhi, tentunya dengan dasar hukum yang melandasi,” jelasnya.

Informasinya polemik terkait kompensasi dampak TPA masih dalam proses kajian. Pemerintah menegaskan tidak pernah menjanjikan kompensasi sebesar Rp 2 Juta seperti yang berkembang di masyarakat. “Kami tegaskan, tidak ada janji kompensasi Rp 2 juta. Semua harus melalui mekanisme dan kajian,” tegas Indun.

Saat ini proses kajian kompensasi dampak TPA tahun 2026 tengah dilakukan bersama tim ahli dari ITS dan ditargetkan selesai pada 25 April 2026 mendatang. “Apakah ada kenaikan, kemungkinan ada. Tapi kami belum bisa memastikan karena masih dalam proses kajian,” imbuhnya.

Sebelumnya, penutupan TPA Klotok sempat menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah TPS. Untuk mengatasi kondisi tersebut, DLHKP mengoptimalkan sembilan TPS 3R guna memilah dan mengolah sampah. “Tujuannya untuk mengurangi penumpukan. Memang masih ada, tapi sudah berkurang,” katanya.

Pemkot Kediri berharap tidak ada lagi aksi yang menghambat layanan publik. Komunikasi dengan warga akan terus dilakukan secara persuasif agar solusi yang dihasilkan dapat mengakomodasi semua pihak.

“Kami berharap tidak ada lagi gejolak. Semua bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik,” pungkas Indun.

Sementara itu, Dewan Penasihat LSM Saroja, Supriyo, menilai persoalan serupa kerap terjadi setiap tahun menjelang pencairan kompensasi. Ia menyoroti perlunya evaluasi pada aspek manajemen.

“Tujuan kita sama, tapi yang perlu dievaluasi adalah manajemen konflik dan pelaksanaannya agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya. Can

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…