Pemilik Arisan Online di Bojonegoro Bawa Kabur Uang Miliyaran Rupiah Milik Member

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Bojonegoro - Investasi Bodong berkedok Arisan Online di Kabupaten Bojonegoro kembali memakan puluhan korban. Kali ini, kerugian yang dialami member arisan online itu ditaksir mencapai nilai Miliyaran rupiah.

Pemilik arisan online bernama Dessy Yuliana Putri, yang merupakan warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro tersebut, membawa kabur uang sebanyak 1,3 Miliyar rupiah yang merupakan setoran seluruh member arisan dengan rata- rata 10-50 juta tiap orangnya.

Kapolsek Gayam AKP Bambang Edi Trenggani saat ditemui awak media mengungkapkan jika mulai bulan Juni kemarin hingga hari ini, sudah ada beberapa korban yang melapor ke Polres Bojonegoro, selanjutnya dari Polres di arahkan ke Polsek Gayam.

"Setelah di mediasi di Polsek korban dan terlapor sepakat berdamai dengan syarat pelaku diberi waktu 2 bulan dengan jatuh temponya tgl 1 november 2022, namun setelah jatuh tempo pelaku malah melarikan diri," kata Kapolsek. Jumat, (11/11/2022).

Salah satu admin yang mengelola arisan online tersebut, Ika Devi Kurnia Putri (27), mengaku dirinya sudah bergabung dengan Arisan ini sejak bulan februari Tahun 2020 lalu, setelah diajak bergabung langsung oleh pelaku yang merupakan temannya.

Sebagai admin arisan online, ia mengatakan hanya bertugas mencatat pembukuan dari para member saja, akantetapi mengenai transfer uang member, semua transaksi masuk ke rekening pelaku.

"Saya hanya mencatat pembukuan member. Soal transfer uang dari member, semua langsung ke rekening pelaku," jelasnya.

Ika juga meneruskan, jika diakhir bulan Juli lalu, sebenarnya para member sudah mulai menagih, karena banyak dari member yang mulai curiga, karena hak yang harusnya mereka terima tak kunjung diberikan oleh pelaku.

"Jadi semenjak para korban nagih uang namun tidak dibayarkan, hampir setiap hari korban berdatangan kerumahnya pelaku, namun tidak pernah ditemui hingga para korban sudah hilang kesabarannya dan akhirnya melapor," imbuhnya.

Admin arisan online lainnya, yakni Siti Sumiatun (40) pun turut angkat bicara, dalam penjelasannya ia membeberkan bahwa ketika para korban ini sudah membuat laporan kepolisian, pelaku masih berada di rumahnya. Bahkan pelaku sempat bersedia melakukan mediasi dan berjanji akan mengembalikan uang para korban.

Namun, setelah mediasi selesai, bukannya menepati janjinya untuk mengembalikan uang member arisan online sesuai jatuh tempo, dari info yang ia dapatkan, pelaku justru diketahui melarikan diri ke luar kota bersama keluargannya.

"Semenjak mediasi langsung kabur, meskipun orangtuanya masih dirumah. Tapi setelah jatuh tempo dan para member nagih kerumahnya ternyata keluarganya juga ikut kabur," ucapnya. (din/her).

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …